Berita

Wakil Sekjen Partai Gerindra, Didi Mahardhika. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Didi Mahardika: Integritas Gerakan Mahasiswa Tercoreng jika BEM UBK Terbukti Disuap

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 19:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dugaan penerimaan suap yang menyeret Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) dinilai berpotensi merusak marwah gerakan mahasiswa apabila terbukti benar.

Penilaian itu disampaikan Wakil Sekjen Partai Gerindra, Didi Mahardhika. Putra almarhumah Rachmawati Soekarnoputri, pendiri UBK itu menegaskan praktik semacam itu bukan hanya mencoreng nama baik kampus, tetapi juga menggerus kepercayaan publik terhadap mahasiswa sebagai kekuatan moral dan agen perubahan.

"Kalau dugaan itu benar, ini bukan sekadar mencoreng nama Universitas Bung Karno, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap gerakan mahasiswa sebagai kekuatan moral dan agen perubahan," kata Didi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.


Didi mengaku memiliki ikatan emosional dengan UBK karena didirikan oleh ibundanya. Namun, ia menegaskan sudah tidak lagi terlibat dalam pengelolaan universitas maupun Yayasan Pendidikan Soekarno sejak Rachmawati Soekarnoputri wafat pada 2021.

"Sejak Ibu Rachmawati wafat, saya sudah tidak lagi berada dalam struktur pengelolaan yayasan maupun universitas. Karena itu saya tidak mengetahui secara langsung dinamika internal yang terjadi saat ini. Tetapi sebagai anak pendiri, tentu saya merasa sedih dan kecewa apabila kampus yang dibangun dengan cita-cita besar kini dikaitkan dengan pemberitaan seperti ini," ujarnya.

Menurut Ketua Dewan Kehormatan DPP Gerakan Pemuda Marhaenis ini, UBK didirikan untuk melahirkan generasi yang kritis, berintegritas, berani, serta berpihak kepada kepentingan bangsa dan rakyat.

"Saya berharap Universitas Bung Karno kembali kepada semangat awal pendiriannya, menjadi kampus yang melahirkan intelektual berintegritas, berani menyuarakan kebenaran, dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan apa pun," katanya.

Ia pun meminta pihak universitas maupun yayasan melakukan evaluasi menyeluruh agar nilai-nilai yang diwariskan pendirinya tetap terjaga.

"Kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Pendidikan yang baik bukan hanya melahirkan lulusan yang cerdas, tetapi juga pribadi yang jujur, independen, memiliki integritas, dan bertanggung jawab," tegasnya.

Didi menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus kekuatan moral. Karena itu, idealisme dan independensi gerakan mahasiswa harus dijaga. Ia juga mengingatkan agar gerakan mahasiswa tidak terkooptasi kepentingan elite politik.

"Kritik terhadap pemerintah merupakan hak konstitusional. Tetapi jangan sampai perjuangan mahasiswa dimanfaatkan oleh kepentingan politik tertentu yang justru menghilangkan objektivitas gerakan itu sendiri," katanya.

Lebih lanjut, Didi menilai fungsi utama gerakan mahasiswa adalah mengawasi, memberi masukan, serta mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah agar berjalan lebih efektif.

"Gerakan mahasiswa sebaiknya mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program, bukan menghentikan program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya