Berita

Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (Foto: Dok. Setjen Infohan Kemhan)

Politik

Calon Manajer Kopdes Seharusnya Dilatih Kelola Koperasi Bukan Latsarmil

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi XIII DPR RI, Saadiah Uluputty, turut beduka atas meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Koperasi Kampung Nelayan yang tergabung dalam Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).

Saadiah mendesak pemerintah mengusut tuntas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menghentikan pola pelatihan yang dinilai tidak sesuai bagi warga sipil.

Menurut Saadiah, insiden yang merenggut nyawa peserta harus menjadi momentum evaluasi total terhadap konsep pelatihan calon pengelola koperasi.


“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban. Peristiwa ini harus diinvestigasi secara menyeluruh dan menjadi bahan evaluasi total agar tidak kembali memakan korban,” kata Saadiah Uluputty dalam keterangan persnya, Minggu, 28 Juni 2026.

Saadiah menilai penyelenggara harus menjelaskan bagaimana proses seleksi kesehatan peserta dilakukan sebelum mengikuti latihan fisik yang berat.

Menurutnya, informasi mengenai adanya peserta perempuan, termasuk yang disebut memiliki kondisi fisik rentan, memperlihatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan penilaian risiko sebelum kegiatan dilaksanakan.

“Jika benar terdapat kelalaian dalam memperhitungkan kondisi fisik peserta, maka hal itu harus diusut secara transparan dan seluruh pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban,” ucapnya.

Karena itu, Saadiah menilai dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil tidak bisa dipandang sebagai persoalan administratif semata.

“Peristiwa ini berpotensi menjadi persoalan hak asasi manusia apabila terbukti ada pengabaian terhadap aspek keselamatan peserta. Negara wajib memastikan setiap program dilaksanakan dengan menghormati hak hidup dan keamanan warga negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saadiah meminta pemerintah menghentikan pelatihan berbasis militer bagi calon manajer koperasi hingga hasil evaluasi dan investigasi selesai dilakukan.

“Pelatihan berbasis militer terhadap calon manajer koperasi sebaiknya dihentikan. Pembinaan harus diarahkan pada peningkatan kapasitas manajemen koperasi, tata kelola usaha, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai tujuan pembentukan koperasi itu sendiri,” tutup Saadiah.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya