Berita

Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Foto: Kantor Presiden Palestina)

Dunia

Presiden Palestina Desak Gereja di Yerusalem Tolak Pajak Israel

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 08:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak gereja-gereja dan institusi Kristen di Yerusalem Timur yang diduduki untuk menolak upaya Israel memberlakukan pajak properti municipal atau "Arnona". 

Menurut Abbas, kebijakan tersebut bukan sekadar persoalan administrasi perpajakan, melainkan ancaman serius terhadap keberadaan komunitas Kristen serta status historis dan hukum Kota Yerusalem.

Seruan itu disampaikan Abbas melalui surat yang dikirim kepada Paus Leo XIV, Raja Yordania Abdullah II, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Rusia Vladimir Putin, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, serta sejumlah pemimpin Eropa lainnya. 


Dalam surat tersebut, Abbas menyoroti berbagai tindakan Israel yang dinilai menyasar gereja dan lembaga keagamaan di Yerusalem.

Abbas memperingatkan bahwa langkah Pemerintah Kota Yerusalem untuk mengenakan pajak "Arnona" terhadap gereja merupakan pelanggaran yang terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap status historis dan hukum kota tersebut, sekaligus serangan langsung terhadap keberadaan umat Kristen dan lembaga-lembaga keagamaan.

Dia menegaskan bahwa masyarakat internasional mengakui Yerusalem Timur sebagai bagian dari wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967. 

Abbas juga mengingatkan bahwa berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB menyatakan setiap langkah Israel yang bertujuan mengubah karakter maupun status hukum Yerusalem sebagai tindakan yang tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum.

“Kami menyerukan kepada gereja-gereja agar tidak menerima langkah-langkah sepihak ini atau membuat pengaturan apa pun dengan otoritas pendudukan (Israel) terkait kebijakan tersebut, mengingat risiko yang ditimbulkannya terhadap status hukum kota dan perjanjian bilateral yang berlaku,” kata Abbas, dikutip Minggu, 28 Juni 2026. 

Selain menyerukan penolakan terhadap kebijakan pajak tersebut, Abbas kembali menegaskan bahwa pembentukan negara Palestina merdeka berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota tetap menjadi satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan. 

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Yordania atas dukungannya terhadap perjuangan Palestina dan peran penjagaan situs-situs suci Islam maupun Kristen di Yerusalem.

Perselisihan mengenai pajak "Arnona" sendiri telah berlangsung selama bertahun-tahun. 

Gereja-gereja di Yerusalem selama ini memperoleh pengecualian atau perlakuan pajak khusus untuk tempat ibadah, sekolah, rumah sakit, dan lembaga amal. Namun otoritas kota Yerusalem berpendapat pajak hanya dikenakan terhadap properti yang tidak digunakan langsung untuk kegiatan peribadatan. 

Di sisi lain, para pemimpin gereja menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu layanan sosial dan kemanusiaan yang mereka jalankan serta memperbesar tekanan terhadap keberadaan komunitas Kristen di Yerusalem.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya