Berita

Pameran produk-produk PT Indo Artha Multitek dalam ajang International Hajj and Umrah Expo di JHICC Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

Body Analyzer jadi Teknologi Smart Health Terhadap Layanan Haji

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 00:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Body analyzer jadi inovasi teknologi kesehatan dan sistem digital yang ditujukan guna mendukung transformasi layanan haji dan umrah di Indonesia.

Sebab alat ini mampu melakukan pemeriksaan kondisi tubuh secara cepat, sehingga dapat menjadi instrumen skrining kesehatan bagi calon jamaah haji maupun umrah sebelum keberangkatan.

Produk-produk tersebut pun dipamerkan dalam ajang International Hajj and Umrah Expo di JHICC Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.


“Melalui alat ini, kondisi kesehatan calon jamaah dapat diketahui lebih awal sehingga membantu proses persiapan ibadah. Teknologi ini juga dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, seperti fasilitas kesehatan, sekolah, pusat kebugaran, hingga area layanan publik seperti bandara,” ujar CEO/Direktur Utama PT Indo Artha Multitek didampingi Tania Razif, Chief Marketing pada Sabtu 27 Juni 2026.

Selain body analyzer, perusahaan juga memperkenalkan teknologi absensi dan identifikasi berbasis telapak tangan (palm vein recognition). Teknologi ini menggunakan pola pembuluh darah pada telapak tangan sehingga menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi, proses identifikasi lebih cepat, dan minim kontak fisik.

Tentunya, teknologi ini dinilai memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam berbagai layanan publik, termasuk sistem kehadiran, akses masuk gedung, hingga pengelolaan data jamaah haji dan umrah.

PT Indo Artha Multitek pun memastikan seluruh produk yang dipasarkan telah memenuhi persyaratan legal di Indonesia. 

Lebih jauh, perusahaan menilai transformasi digital jadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Berkaca dari sini, pengelolaan haji ke depan harus semakin memanfaatkan teknologi informasi. Tanpa digitalisasi, akan sulit mengikuti perkembangan kebutuhan layanan yang semakin kompleks. Karena itu kami menghadirkan berbagai solusi, mulai dari teknologi kesehatan, sistem pelacakan jamaah (tracking), hingga pengelolaan data yang lebih efisien.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya