Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Dolar AS Terkoreksi di Akhir Pekan

SABTU, 27 JUNI 2026 | 07:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar uang New York  melemah pada penutupan perdagangan Jumat 26 JUni 2026 waktu setempat setelah data ekonomi terbaru dan anjloknya harga minyak mentah meredakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve. 

Meski demikian, Dolar AS tetap mencatat penguatan sepanjang pekan dan berada di jalur kenaikan bulanan terbesar sejak Juli, setelah sempat menyentuh level tertinggi 13 bulan pada awal pekan. 

Dolar awalnya membuka pekan dengan reli tiga hari berturut-turut, melanjutkan momentum hawkish dari pernyataan kebijakan The Fed di bawah Ketua baru, Kevin Warsh. 


Indeks Dolar (DXY) turun 0,19 persen menjadi 101,32 namun tetap mempertahankan jalur kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Sebaliknya, Euro menguat 0,18 persen ke posisi 1,1389 Dolar AS, dan Poundsterling naik tipis 0,09 persen menjadi 1,3203 Dolar AS meski mata uang Inggris tersebut tetap melemah secara mingguan untuk dua pekan beruntun. 

Di pasar komoditas, harga minyak mentah AS merosot 3,6 persen ke 69,33 Dolar AS per barel dan Brent jatuh 4,34 persen ke 72,02 Dolar AS per barel. 

Kedua tolok ukur minyak ini anjlok hampir 10 persen sepanjang pekan, seiring meningkatnya aktivitas kapal tanker yang meninggalkan Selat Hormuz.

Sementara itu, Dolar turun tipis 0,02 persen menjadi 161,74 terhadap Yen Jepang, mendekati level kritis 161,96 yang merupakan titik terlemah Yen sejak 1986. 

Sepanjang pekan, Dolar masih menguat 0,29 persen  terhadap mata uang Jepang tersebut. Yen sendiri mendapat sedikit dorongan dari kenaikan inflasi inti Tokyo pada bulan Juni.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya