Berita

Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (Foto: istimewa)

Politik

Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode Ibarat Belanda Masih Jauh

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 12:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana menduetkan kembali Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029 dinilai belum sepenuhnya mendapat dukungan dari partai-partai politik koalisi pemerintah.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai para politisi dan pengurus partai sebenarnya sudah mulai menyusun strategi menuju kontestasi politik 2029, meski bagi sebagian masyarakat momentum tersebut masih dianggap jauh.

“Bagi orang yang bukan aktivis partai, 2029 mungkin masih jauh. Tetapi bagi politisi dan pengurus partai, batu bata kekuatan politik itu sudah mulai disusun dari sekarang,” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Kamis, 25 Juni 2026.


Direktur Parameter Politik Indonesia itu melihat ada perbedaan sikap di kalangan partai politik ketika merespons nama Prabowo dan Gibran.

Ia menilai hampir seluruh partai politik pendukung pemerintah menunjukkan kecenderungan mendukung Prabowo untuk kembali maju pada Pilpres 2029.

Meski demikian, dukungan serupa belum terlihat untuk Gibran. Menurut Adi, sejauh ini partai-partai politik belum memberikan pernyataan politik yang tegas mengenai dukungan terhadap Gibran untuk kembali mendampingi Prabowo.

Sebaliknya, mayoritas partai masih beranggapan bahwa pembahasan mengenai calon wakil presiden masih terlalu dini karena dinamika politik ke depan masih sangat terbuka.

“Bahkan mereka mengatakan Belanda masih jauh, masih ada dinamika politik yang harus dilihat dan seterusnya,” ujarnya.

Ungkapan "Belanda masih jauh" adalah idiom politik yang cukup populer di Indonesia. Maknanya kurang lebih masih terlalu dini untuk membahas sesuatu atau jangan terburu-buru mengambil kesimpulan karena waktunya masih lama.

Adi menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa partai-partai koalisi saat ini baru memiliki kesepahaman mengenai dukungan terhadap Prabowo untuk kembali maju sebagai calon presiden.

Sementara untuk posisi calon wakil presiden, partai-partai masih membuka berbagai kemungkinan dan belum mengunci dukungan kepada figur tertentu.

Menurutnya, sikap itu tidak terlepas dari potensi masing-masing partai untuk mengusulkan kader atau tokoh yang dianggap memiliki peluang mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029.

“Karena sepertinya partai-partai koalisi pendukung pemerintah juga punya potensi, punya jagoan yang sangat mungkin disorongkan untuk menjadi calon wakil, yang bisa berdampingan dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2029,” pungkas Adi.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya