Berita

Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kota Makassar bertema "Akselerasi Kesejahteraan Masyarakat: Peran Mahasiswa Dalam Memutus Rantai Kesenjangan Menuju Indonesia Emas" di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

RABU, 17 JUNI 2026 | 20:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dalam menyikapi situasi kebangsaan belakangan ini, gerakan mahasiswa harus tetap mengedepankan independensi dan tetap berbasis pada data dalam mengambil langkah.

Pesan itu mengemuka dalam dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kota Makassar bertema "Akselerasi Kesejahteraan Masyarakat: Peran Mahasiswa Dalam Memutus Rantai Kesenjangan Menuju Indonesia Emas" di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Andi Rama Ramadhan mengungkapkan Dialog Kebangsaan ini digelar untuk merespons berbagai dinamika nasional yang tengah menjadi sorotan publik. 


Dinamika itu mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga isu gerakan mahasiswa yang mengarah pada "Reformasi Jilid II".

"Setiap gerakan kita harus matang berbasis data, serta tidak boleh ditunggangi oleh kepentingan politik praktis maupun elit oligarki, apalagi dengan tren isu Reformasi Berjilid," kata Andi Rama dalam keterangan tertulis, Rabu 17 Juni 2026.

Selain itu, kata dia, forum ini juga mendesak pemerintah agar tidak kalah dalam menindak tegas para mafia, memberantas korupsi, serta memperkuat tata kelola pengawasan program kesejahteraan rakyat.

"Kami berharap dan menegaskan agar negara tidak boleh kalah oleh mafia, demi terwujudnya Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Dialog ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, mulai dari kalangan akademisi hingga para demisioner Presiden Mahasiswa di Makassar, antara lain Ahmad Aidil Fahri (Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar 2020), Muh. Hasby Assidiq (Presiden Mahasiswa UNISMUH Makassar 2024-2025), Hasrul (Presiden Mahasiswa UNM 2024-2025), dan Dr. Kurniawan (akademisi).

Ahmad Aidil Fahri selaku Demisioner Presma UIN Alauddin Makassar mengingatkan para mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi di saat Indonesia sedang berusaha bangkit.

"Kita harus bersama-sama menjaga kondusifitas situasi dan mendorong pemerintah agar tidak kalah dengan pihak asing maupun pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya