Berita

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Bisnis

Mendagri: Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Ekonomi yang Tepat Sasaran

RABU, 17 JUNI 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya data yang akurat dalam penyusunan kebijakan ekonomi. Menurutnya, kualitas kebijakan pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

"Data itu sangat-sangat penting sekali. Dengan data, berbasis data, kita bisa membuat kebijakan. Makin akurat datanya, maka kebijakan juga akan makin baik," ujar Tito di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, dikutip Rabu 17 Juni 2026. 

Tito menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian masyarakat Indonesia.


Menurutnya, hasil sensus tersebut akan menjadi salah satu landasan penting bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Karena itu, pelaksanaannya perlu didukung oleh seluruh pemangku kepentingan agar menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menilai Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya penting bagi pemerintah pusat, tetapi juga akan menjadi sumber informasi strategis bagi pemerintah daerah dalam memahami perkembangan ekonomi wilayah masing-masing.

Melalui data yang lebih lengkap dan mutakhir, pemerintah dapat mengidentifikasi potensi ekonomi, melihat tantangan yang dihadapi masyarakat, hingga menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) antara Kementerian Dalam Negeri dan BPS yang menjadi pedoman pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh Indonesia.

Tito berharap sensus tersebut mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sehingga dapat mendukung pembangunan nasional yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya