Berita

Fasilitas bus Shalawat selama 24 jam penuh di Makkah. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Bus Shalawat Tetap Antar Jemput Meski Jumlah Jemaah Haji Terus Menyusut

SELASA, 16 JUNI 2026 | 18:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski jumlah jamaah haji Indonesia di Makkah terus berkurang seiring kepulangan ke Tanah Air, layanan bus shalawat tetap beroperasi penuh selama 24 jam untuk mengantar dan menjemput jamaah dari hotel menuju Masjidil Haram hingga 21 Juni 2026.

"Kami ingin menyampaikan bahwa layanan transportasi di Makkah, terutama bus shalawat, untuk shalat lima waktu ke Masjidil Haram tetap beroperasi," kata Kepala Bidang Layanan Transportasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syarif Rahman, Selasa, 16 Juni 2026.

Adapun jemaah haji Indonesia gelombang pertama telah kembali secara keseluruhan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah. Sementara jamaah haji gelombang kedua secara bertahap juga sudah bergeser ke Madinah sejak 7 Juni lalu.


"Sampai hari terakhir nanti akan kami sediakan sebanyak 52 unit untuk kloter terakhir yang ke Madinah pada 21 Juni 2026," kata Syarif.

Syarif melanjutkan semua halte pemberhentian maupun pemberangkatan jamaah dari hotel ke Masjidil Haram tetap beroperasi normal. Namun, bisa saja ada pergeseran lokasi ke hotel-hotel yang jamaahnya masih banyak.

Saat ini, kata Syarif, hanya ada dua rute yang sudah berhenti total karena jamaah yang dilayani di rute tersebut sudah kembali ke Tanah Air atau sudah geser ke Madinah. 

Dua rute tersebut antara lain, rute 14 dari Hotel Al-Hidayah Tower ke Terminal Jabal Ka'bah, serta rute 22 yang melayani hotel di wilayah Syishah ke Terminal Syib Amir.

"Tetapi petugasnya dipindah ke halte lain," tandasnya.


Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya