Berita

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo: Jerman Mitra Penting dan Sumber Inspirasi Teknologi RI

SELASA, 16 JUNI 2026 | 12:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Jerman memiliki posisi istimewa bagi Indonesia, baik sebagai mitra strategis maupun sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan teknologi, inovasi, dan pembangunan sumber daya manusia. 

Hal itu disampaikan saat jamuan santap siang kenegaraan untuk Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan istrinya Elke Büdenbender di Istana Negara, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama 74 tahun dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun Jerman. 


Menurutnya, kemitraan yang dibangun selama puluhan tahun telah menjadikan Jerman sebagai salah satu rekan penting Indonesia di kawasan Eropa.

“Saya menghargai perbincangan yang hangat, terbuka, dan produktif yang telah kita lakukan pada hari ini. Tuan-tuan, Jerman memiliki tempat istimewa bagi Indonesia. Selama 74 tahun, perhubungan diplomatik kita telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat kita. Membuat Jerman menjadi salah satu mitra penting di Eropa,” ujar Prabowo.

Kepala Negara juga menilai Jerman secara konsisten menjadi teladan dalam bidang inovasi, kemajuan teknologi, disiplin, serta penghormatan terhadap aturan dan institusi. 

Pengaruh tersebut, kata Prabowo, turut dirasakan Indonesia melalui banyaknya warga yang menempuh pendidikan dan pelatihan di negeri tersebut, termasuk Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie.

“Jerman secara konsisten menjadi sumber inspirasi melalui inovasi, kemajuan teknologi, disiplin, serta penghormatan yang kuat terhadap aturan dan institusi. Banyak warga Indonesia telah belajar dan memperoleh pelatihan di Jerman. Presiden ketiga Indonesia juga memiliki pengalaman panjang menempuh pendidikan dan bekerja di Jerman,” ungkapnya.

Prabowo kemudian mengenang pengalaman pribadinya saat mengikuti pelatihan di Jerman pada 1981. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bukti langsung kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang dimiliki negara tersebut. 

“Saya pribadi juga dapat bersaksi atas kekuatan ini karena saya sendiri pernah menjalani pelatihan di Jerman pada tahun 1981. Saya berharap kunjungan anda dapat semakin memperkuat kerja sama kita, khususnya di tengah dinamika dan ketidakpastian global saat ini,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Prabowo menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Jerman sesungguhnya telah terjalin jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. 

Karena itu, ia berharap kunjungan Presiden Steinmeier dapat semakin mempererat persahabatan dan memperluas kerja sama kedua negara di berbagai bidang pada masa mendatang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya