Berita

Romo Damianus Fadjar Tedjo Soekarno dan KH Fathulloh Suyuti Toha saat makan malam di ruang makan, Pondok Pesantren Mansyaul Huda, Banyuwangi, Minggu malam 14 Juni 2026 (Foto: Istimewa)

Nusantara

25 Tahun Bersahabat, Kiai dan Pastor Tunjukkan Wajah Harmoni Indonesia

SELASA, 16 JUNI 2026 | 10:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Moderasi beragama tidak cukup berhenti pada tataran konsep dan diskusi. Nilai tersebut harus hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari melalui silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan lintas iman. 

Gambaran itu terlihat dalam pertemuan pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda Banyuwangi, KH Fathulloh Suyuti Toha, dengan Pastor Paroki St. Paulus Kraksaan, Probolinggo, Rm Damianus Fadjar Tedjo Soekarno, pada Minggu malam, 14 Juni 2026. 

Kunjungan Rm Fadjar ke Banyuwangi dilakukan bersama AM Putut Prabantoro, alumnus PPSA XXI Lemhannas RI sekaligus pengajar ideologi. 


Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan KH Suyuti Toha ke Yogyakarta pada 30 Mei 2026. Saat itu, rombongan Majelis Dzikir Nurul Wathon yang dipimpin Dewan Pembina Mayjen TNI (Purn) Herianto Syahputera berkunjung ke kediaman Putut Prabantoro.

Pertemuan di Banyuwangi juga dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Direktur Utama LAZ Nasional Sandi Suwardi Hasan, pegiat kebangsaan Banyuwangi Syaiful Rizal, Lambertus Widiantoro dari Yogyakarta, wartawan Lucius Gora Kunjana dari Jakarta, Samudra Hasni Shodiq dari Surabaya, serta sejumlah akademisi dan pegiat masyarakat setempat.

Menurut KH Suyuti, pertemuan tersebut merupakan wujud nyata ukhuwah yang selama ini diperjuangkan Majelis Nurul Wathon, baik Ukhuwah Wathaniyah atau persaudaraan sebangsa dan setanah air maupun Ukhuwah Basyariyah yang menekankan persaudaraan kemanusiaan universal.

Hubungan KH Suyuti dan Rm Fadjar sendiri telah terjalin lebih dari 25 tahun. Keduanya pertama kali bertemu saat Rm Fadjar bertugas di Bondowoso pada awal 2000-an. Karena itu, pertemuan di Banyuwangi menjadi ajang melepas rindu setelah sekitar satu dekade tidak berjumpa.

Keakraban keduanya terlihat sejak awal pertemuan. Rm Fadjar langsung memeluk dan menggendong KH Suyuti, sebuah tradisi persahabatan yang telah lama mereka jalani. Bagi Rm Fadjar, pesantren tersebut bukan tempat asing karena semasa bertugas di Banyuwangi ia kerap berdiskusi dengan KH Suyuti hingga larut malam, membahas kebangsaan, kemanusiaan, dan spiritualitas.

Setelah berbincang selama hampir dua jam, KH Suyuti mengajak para tamu makan malam bersama di ruang makan keluarga yang berada dekat dapur rumah lamanya. Dalam tradisi pesantren, ajakan makan di ruang keluarga memiliki makna khusus karena menunjukkan penerimaan dan kedekatan yang mendalam.

“Jika seseorang sudah diajak masuk ke ruang makan keluarga, itu artinya ia diterima lebih dari sekadar tamu,” ujar Rm Fadjar, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

Menurutnya, dapur dan meja makan merupakan simbol keberhasilan moderasi beragama. Dialog, persahabatan, dan penghormatan atas perbedaan pada akhirnya menemukan maknanya dalam kebersamaan yang tulus.

“Dapur dan meja makan adalah kunci keberhasilan moderasi beragama,” kata Rm Fadjar.

Pertemuan yang berlangsung hingga malam itu menjadi bukti bahwa moderasi beragama tidak hanya hidup dalam seminar atau diskusi, tetapi juga terwujud dalam persahabatan, rasa saling percaya, dan kebersamaan lintas iman yang telah terjalin selama puluhan tahun.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya