Berita

Kepala Satker Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Jawa Timur, Shinta Dewi Astari, saat mengunjungi rumah siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo, Minggu, 14 Juni 2026. (Foto: Humas Kementerian Sosial)

Nusantara

Kemensos-PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jatim

SELASA, 16 JUNI 2026 | 10:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai menjalankan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menyasar orang tua siswa Sekolah Rakyat. Jawa Timur menjadi daerah pertama pelaksanaan program tersebut.

Kepala Satuan Kerja Kementerian PKP Provinsi Jawa Timur, Shinta Dewi Astari, mengatakan verifikasi faktual dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada penerima yang benar-benar memenuhi kriteria.

Sebagai bagian dari proses tersebut, tim Kementerian PKP melakukan kunjungan ke sejumlah rumah calon penerima bantuan di Kabupaten Ponorogo pada Minggu, 14 Juni 2026. Langkah ini dilakukan agar target verifikasi dapat rampung pada bulan ini dan proses renovasi dapat dimulai secara bertahap pada Juli 2026.


"Kita lakukan kunjungan ke rumah-rumah calon penerima bantuan, ada tiga lokasi, itu lolos verifikasi," ujar Shinta dalam keterangan tertulis Kemensos yang dikutip pada Selasa, 16 Juni 2026.

Shinta menjelaskan, tiga rumah yang telah diverifikasi merupakan milik orang tua siswa Sekolah Rakyat yang berada di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo; Desa Brahu, Kecamatan Siman; dan Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis.

Dalam proses verifikasi, tim melakukan asesmen awal dengan memeriksa kondisi struktur bangunan, kelayakan sanitasi, luas lahan, serta kondisi riil rumah di lapangan. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar peningkatan kualitas rumah melalui program bantuan pemerintah.

"Tim melakukan asesmen awal untuk mengecek struktur bangunan, kelayakan sanitasi, luasan lahan, serta kondisi riil di lapangan. Rumah-rumah tersebut akan mendapatkan peningkatan kualitas. Kebetulan anak dari calon penerima bantuan bersekolah di Sekolah Rakyat sesuai usulan dari Kemensos," jelasnya.

Pemerintah menargetkan renovasi sebanyak 10.000 unit RTLH milik orang tua siswa Sekolah Rakyat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini merupakan hasil sinergi antara Kemensos dan Kementerian PKP dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui perbaikan kualitas hunian keluarga siswa.

Di Kabupaten Ponorogo, tercatat terdapat 80 calon penerima bantuan, dengan tahap awal pelaksanaan menyasar 55 penerima. Sementara itu, di tingkat provinsi, Jawa Timur memiliki total 1.837 calon penerima bantuan.

Proses verifikasi juga terus dilakukan di sejumlah daerah lain di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Gresik dan Pasuruan, guna memastikan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Jawa Timur sendiri tercatat sebagai provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 26 sekolah yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Melalui program tersebut, anak-anak dari keluarga prasejahtera memperoleh akses pendidikan yang layak, sementara orang tua mereka diberdayakan melalui berbagai program pendukung, termasuk bantuan perbaikan rumah.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya