Berita

Ketua KPU RI Mohammad Afifuddin. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Politik

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

SENIN, 15 JUNI 2026 | 17:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Anggaran Kerja (RAK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasuki tahapan awal Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 15 Juni 2026.

Ketua KPU RI Mohammad Afifuddin menyampaikan pagu indikatif RKA Tahun 2027 yang telah disusunnya dalam RDP yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda tersebut. 

“KPU mendapatkan dana alokasi pagu indikatif Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp4.682.174.613.000, sebagaimana Surat Edaran Bersama Menteri PPN Bappenas dan Menteri Keuangan pada tanggal 7 Mei 2026, perihal Pagu Indikatif Belanja Kementerian atau Lembaga dan Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2027,” ujar Afifuddin.


Ia merinci, dari total pagu indikatif tersebut terbagi ke dalam dua sektor, yaitu untuk Program dan Dukungan Manajemen sebesar Rp3.253.034.613.000 atau 69,48 persen dari total pagu indikatif. Sedangkan yang kedua, adalah untuk program penyelenggaraan pemilu sebesar Rp1.429.140.000.000 atau sebesar 30,52 persen dari total pagu indikatif.

“Kalau kita bagi berdasarkan belanja, maka uraiannya dari rencana Pagu Indikatif kita adalah, pertama untuk belanja operasional pegawai sebesar Rp2.264.281.016.000 atau 48,36 persen,” urai Afif.

“Kemudian belanja operasional kantor Rp988.753.597.000 atau 21,12 persen. Dan belanja non-operasional Rp1.429.140.000.000 atau 30,52 persen,” sambungnya.

Lebih lanjut, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI itu menegaskan, pagu indikatif yang diajukan tersebut sudah termasuk anggaran untuk sejumlah tahapan Pemilu 2029 yang sudah harus dilaksanakan pada tahun depan.

“Jadi anggaran tahapan pemilu 2029 sebagian sudah muncul pada tahun anggaran 2027, karena beberapa tahapan akan kita laksanakan di tahun 2027,” demikian Afif menambahkan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya