Berita

Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin. (Foto: Dok. Fraksi Golkar)

Politik

Tantangan Era AI, Legislator Golkar Soroti Kesiapan SDM Indonesia

SENIN, 15 JUNI 2026 | 15:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ancaman kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap keamanan siber menjadi perhatian dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), di Senayan, Jakarta, Senin 15 Juni 2026.

Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin menilai, penguatan koordinasi antar-lembaga menjadi kunci untuk menghadapi lanskap ancaman digital yang terus berkembang.

Nurul menyatakan kemampuan ofensif AI berbeda dari ancaman siber konvensional karena sistem tersebut dapat beradaptasi, menemukan kerentanan, dan merencanakan intrusi secara persisten tanpa kendali manusia langsung.


Menurutnya, perkembangan AI tidak hanya menghadirkan peluang ekonomi dan percepatan transformasi digital, tetapi juga membawa tantangan baru yang menyentuh aspek keamanan nasional, demokrasi, perlindungan data, hingga kehidupan sosial masyarakat.

"Teknologi tidak boleh hanya dilihat dari sisi efisiensi atau keuntungan ekonomi. Perkembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap keputusan," kata Nurul.

Perkembangan AI telah mendorong munculnya kompleksitas ancaman siber baru yang semakin sulit dihadapi dengan pendekatan keamanan konvensional. 

Bahkan sejumlah perusahaan keamanan siber dunia telah melaporkan munculnya alat AI yang mampu mengeksploitasi celah perangkat lunak dengan kecepatan dan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kondisi tersebut, menurut Legislator Partai Golkar ini, harus menjadi perhatian serius BSSN dalam memperkuat sistem keamanan siber nasional. 

Ia menilai penguatan teknologi perlu dibarengi dengan koordinasi yang lebih erat antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah dll. 

"AI adalah pelayan, manusia adalah tuannya. Jangan biarkan peran ini bertukar tempat," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya