Berita

Ilustrasi. (Foto: Generate AI)

Politik

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.785 Triliun pada April 2026

SENIN, 15 JUNI 2026 | 15:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat sebesar 439,8 miliar Dolar AS atau setara Rp7.785 pada April 2026.

Angka ini naik dari bulan sebelumnya sebesar 433,4 miliar Dolar AS pada tiga bulan pertama tahun ini, pada Maret 2026.

Bank Indonesia (BI) mencatat utang tersebut juga meningkat 1,9 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan ULN Maret 2026 sebesar 1,0 persen yoy.


"Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik di tengah kontraksi ULN sektor swasta yang berlanjut," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resminya, pada Senin, 15 Juni 2026.

Ia merinci, posisi ULN pemerintah pada April 2026 mencapai 216,4 miliar Dolar AS, atau tumbuh 3,7 persen secara tahunan (yoy). Angka ini sedikit lebih rendah dari pertumbuhan Maret sebesar 3,8 persen.

"Perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh posisi pinjaman luar negeri yang tumbuh melambat. Sementara itu, aliran modal masuk asing pada Surat Berharga Negara (SBN) tetap mencatatkan net inflow," jelasnya.

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,0 persen dari total ULN pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,5 persen); Jasa Pendidikan (16,2 persen); Konstruksi (11,5 persen); serta Transportasi dan Pergudangan (8,5 persen). 

Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen dari total ULN pemerintah.

Di sisi lain, ULN swasta tercatat sebesar 193,2 miliar Dolar AS, turun tipis 0,7 persen yoy namun lebih rendah dari kontraksi triwulan I-2026 sebesar 1,4 persen.

Penurunan ini terjadi pada kelompok lembaga keuangan yang mencatatkan penurunan utang sebesar 5 persen pada periode tersebut.

Adapun ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 79,6 persen dari total ULN swasta. 

Selain itu, ULN swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 75,8 persen terhadap total ULN swasta. 

BI mengklaim struktur ULN Indonesia masih dalam kondisi sehat, ditopang prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan utang.

"Hal ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang stabil sebesar 29,6 persen pada April 2026 dan didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 84,5 persen dari total ULN," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya