Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo untuk membahas dukungan digitalisasi perlindungan sosial, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Jumat lalu, 12 Juni 2026. (Foto: Humas Kementerian Sosial)

Bisnis

Kemensos Gandeng GoTo Percepat Digitalisasi Bansos dan Penguatan Data Penerima Manfaat

SENIN, 15 JUNI 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng perusahaan teknologi GoTo untuk mendukung digitalisasi bantuan sosial (bansos) guna meningkatkan akurasi data dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan jajaran GoTo di Kantor Kemensos, Jakarta, pada 12 Juni 2026. 

Fokus pembahasan meliputi penguatan verifikasi penerima manfaat, pemanfaatan teknologi digital, hingga peluang dukungan bagi program Sekolah Rakyat.


Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci keberhasilan program perlindungan sosial.

“Kalau datanya tidak akurat, maka sasarannya juga tidak tepat,” ujarnya.

Sebagai dukungan awal, GoTo menyediakan teknologi verifikasi berbasis *liveness detection* yang mampu memastikan identitas penerima manfaat melalui deteksi keaktifan wajah. Teknologi ini dirancang untuk mencegah penggunaan foto, rekaman video, atau manipulasi digital dalam proses verifikasi.

Gus Ipul menilai teknologi tersebut dapat membantu penyaluran bansos menjadi lebih akurat dan transparan. GoTo juga memberikan dukungan awal berupa 5 juta verifikasi untuk mendukung uji coba digitalisasi bantuan sosial.

Sejak dikembangkan pada 2022, layanan ini telah diuji coba di 42 kabupaten/kota dengan 28.961 percobaan verifikasi dan tingkat keberhasilan sekitar 98,4 persen.

Selain verifikasi data, Kemensos dan GoTo juga membahas peluang pemanfaatan ekosistem GoPay dalam penyaluran bansos agar lebih cepat, aman, efisien, dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul turut memperkenalkan program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin, anak putus sekolah, dan anak terlantar. Ia berharap GoTo dapat mendukung pengembangan sistem teknologi untuk pengelolaan sekolah, pemantauan aktivitas siswa, hingga pengelolaan transaksi.

Menurut Gus Ipul, pemanfaatan teknologi yang aman dan andal menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memperkuat perlindungan sosial sekaligus memastikan bantuan dan layanan pendidikan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya