Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (Foto: RMOLJabar)

Politik

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 21:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Politik tidak boleh berhenti pada urusan perebutan kekuasaan semata, melainkan harus hadir secara nyata melalui pelayanan, pemberdayaan masyarakat, serta kerja-kerja kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh rakyat.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri PKB Jabar Fest dan Inagurasi Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Jawa Barat di Youth Centre Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 14 Juni 2026.

Di hadapan sekitar 11 ribu pengurus DPAC PKB se-Jawa Barat yang hadir secara langsung maupun daring, ia mengaku optimis melihat besarnya potensi lahirnya generasi pemimpin baru dari kalangan kader muda PKB.


"Saya bersyukur melihat 11 ribu anak muda ini. Mereka adalah calon-calon pemimpin yang akan menggantikan kami untuk membawa republik ini menjadi lebih baik," ujar Muhaimin dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat ini menilai, Indonesia saat ini sangat membutuhkan regenerasi kepemimpinan yang kuat.

Sebab dalam beberapa dekade terakhir, bangsa ini dianggap masih menghadapi tantangan besar dalam menghadirkan figur pemimpin yang mampu menjawab kebutuhan rakyat secara nyata.

Untuk itu, ia meminta para Ketua DPAC PKB di seluruh Jawa Barat mulai mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan dengan mengedepankan integritas, keteladanan, dan pengabdian.

"Kita tidak membutuhkan pemimpin yang hanya pandai membangun pencitraan. Yang dibutuhkan rakyat adalah pemimpin yang bekerja dan kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya," tegasnya.

Muhaimin juga mengingatkan agar partai politik tidak hanya mendadak aktif dan muncul menjelang pesta demokrasi atau pemilu saja.

Menurutnya, eksistensi partai harus hadir setiap saat. Terutama ketika masyarakat sedang menghadapi persoalan pelik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga isu sosial lainnya.

"Partai harus menjadi bagian dari solusi. PKB harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, membutuhkan jalan keluar, dan membutuhkan harapan," cetusnya.

Di lokasi yang sama, Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda menegaskan, PKB Jabar Fest ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kedekatan partai dengan konstituen di akar rumput.

Huda menekankan, konsolidasi organisasi yang dilakukan PKB tidak boleh berhenti pada penguatan struktural semata, melainkan wajib berujung pada program yang bermanfaat bagi rakyat.

"Kerja politik harus berjalan beriringan dengan kerja sosial dan kemanusiaan. Karena itu, setiap proses konsolidasi organisasi harus menghasilkan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," demikian Huda.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya