Berita

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto. (Foto: Instagram)

Politik

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 20:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tuan Guru Batak, Syekh Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk menilai pernyataan mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto yang menyebut seekor kucing dengan nama yang diduga menghina Presiden Prabowo Subianto merupakan tindakan tidak beretika dan tidak mencerminkan adab bangsa Indonesia.

Menurut Tuan Guru Batak, kritik terhadap pemerintah merupakan hak yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun kebebasan berpendapat harus tetap disampaikan dengan menjunjung tinggi moralitas, kesantunan, dan nilai-nilai kebangsaan.

"Saya sebagai anak bangsa, sebagai orang kampung yang sangat mencintai negeri ini, sungguh sangat prihatin menyaksikan apa yang telah disampaikan oleh ananda Tiyo Ardianto," ujar Tuan Guru Batak dalam keterangannya, Minggu, 14 Juni 2026.


Ia menegaskan, Indonesia merupakan bangsa yang menjunjung tinggi nilai agama, Pancasila, dan budaya ketimuran yang mengedepankan sopan santun dalam menyampaikan pendapat.

"Sebagai bangsa yang beragama, yang memiliki Pancasila, dan bangsa yang berbudaya, tentu kita sangat prihatin dan mengecam apa yang disampaikan oleh ananda Tiyo Ardianto," katanya.

Tuan Guru Batak menilai perbedaan pandangan terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun kritik tidak boleh diwujudkan dalam bentuk penghinaan, cacian, maupun ujaran yang merendahkan martabat orang lain.

"Silakan bersuara, akan tetapi jangan sampai melakukan cacian, makian, dan cercaan. Kita tidak boleh saling menghujat karena kita bangsa yang beradab," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai etika dan moral kepada generasi muda agar ruang demokrasi tetap sehat dan bermartabat.

"Kita sama-sama memberikan edukasi dan mengajarkan nilai-nilai etika serta moralitas kepada seluruh anak bangsa agar Indonesia tumbuh menjadi bangsa yang besar dan beradab," ujarnya.

Di sisi lain, Tuan Guru Batak mengingatkan pemerintah agar tetap fokus menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

"Kami juga mendoakan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah, karena bangsa kita saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan," katanya.

Ia menyoroti sejumlah persoalan yang dirasakan masyarakat, mulai dari antrean kendaraan di SPBU akibat kelangkaan BBM hingga kenaikan harga kebutuhan pokok. Karena itu, ia berharap pemerintah terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok yang paling terdampak tekanan ekonomi.

"Kami mohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto agar benar-benar memberikan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama masyarakat yang lemah dan susah," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya