Berita

Diskusi AQL Islamic Center bertajuk Brainstorming dan Pembentukan Syarikat Jurnalis Islam di Tebet, Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Nusantara

AQL Islamic Center Gagas Syarikat Jurnalis Islam Hadapi Tantangan Era AI

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 18:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

AQL Islamic Center menggagas pembentukan Syarikat Jurnalis Islam sebagai wadah kolaborasi media dan jurnalis untuk memperkuat penyebaran informasi serta literasi keislaman di era digital dan kecerdasan buatan (AI).

Gagasan itu mengemuka dalam diskusi bertajuk "Brainstorming dan Pembentukan Syarikat Jurnalis Islam" yang digelar di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu, 14 Juni 2026.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan mantan Menteri Penerangan Mesir sekaligus mantan Ketua Egyptian Radio and Television Union (ERTU), Sami Muhammad Rabi' Asy-Syarif.


Pimpinan AQL Islamic Center, Ustaz Bachtiar Nasir berharap pembentukan Syarikat Jurnalis Islam dapat membuka kerja sama dengan berbagai lembaga media internasional, termasuk ERTU.

"Harapannya ada kerja sama antara lembaga kita dengan lembaga yang dipimpinnya. Jadi nanti kalau ada pertanyaan lebih menukik, silakan ditanyakan lebih dalam," ujar Bachtiar.

Dalam pemaparannya, Sami menyoroti minimnya konten berbahasa Arab dan informasi keislaman di ruang digital global.

"Hanya 4 persen informasi di internet yang berbahasa Arab dan tentang pengetahuan Islam. Selebihnya menggunakan bahasa lain dan tidak membahas syariah Islam," katanya.

Menurut Sami, tantangan yang dihadapi dunia Islam saat ini tidak hanya terkait konten, tetapi juga perubahan perilaku generasi muda yang lebih mengandalkan mesin pencari dan teknologi AI dibandingkan tokoh agama dalam mencari jawaban atas persoalan yang mereka hadapi.

"Yang meresahkan hari ini, ketika generasi muda kita punya masalah mereka ke Syekh Google, bukan tokoh agama. Padahal di Google sendiri, sebagiannya benar dan sebagiannya salah. Mereka tidak bisa memilah mana yang benar dan mana yang salah," tuturnya.

Ia menilai kondisi tersebut menciptakan kesenjangan antara ulama dan generasi muda yang cenderung menginginkan solusi secara instan.

"Hari ini ada gap besar antara tokoh-tokoh agama dengan pemuda saat ini, karena pemuda-pemuda hari ini ingin menyelesaikan masalahnya secara cepat," sambungnya.

Karena itu, Sami menilai media massa dan jurnalis menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi digital dan AI yang terus berkembang pesat.

"Berkaitan dengan teman-teman media, tentu hari ini menghadapi banyak tantangan dan benturan budaya, terutama di zaman AI yang menggeser pekerjaan utama media," ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan revolusi teknologi harus diikuti dan dikuasai tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi pembeda antara manusia dan teknologi.

"Revolusi teknologi ini penting untuk kita ikuti dan kuasai. Tapi kita harus tetap memiliki pemahaman kemanusiaan dan nilai-nilainya, karena itu yang menjadi modal menghadapi perkembangan teknologi saat ini," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya