Berita

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (Foto: khamenei.ir)

Global

Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan Dimulai 4 Juli

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Iran resmi mengumumkan rangkaian prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei akan dimulai pada 4 Juli 2026. 

Upacara penghormatan terakhir bagi tokoh yang memimpin Republik Islam Iran selama lebih dari tiga dekade itu akan digelar secara bertahap di tiga kota.

Menurut laporan media pemerintah Iran, Minggu, 14 Juni 2026, prosesi pemakaman akan diawali di Teheran pada 4 Juli. 


Setelah itu, rangkaian peringatan keagamaan akan dilanjutkan di kota suci Qom pada 7 Juli sebelum ditutup dengan prosesi pemakaman di Mashhad pada 9 Juli, yang merupakan kampung halaman Khamenei.

Otoritas Iran menyatakan acara tersebut akan menjadi bagian dari masa berkabung nasional yang berlangsung selama beberapa hari. 

Masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah memimpin Iran sejak 1989 dan memainkan peran besar dalam membentuk arah politik serta institusi keagamaan negara tersebut.

Laporan juga menyebutkan bahwa pemakaman Khamenei semula dijadwalkan berlangsung lebih awal. 

Namun, rencana tersebut ditunda akibat meningkatnya ketegangan regional yang berkaitan dengan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. 

Media pemerintah Iran menyebut faktor keamanan dan pengaturan logistik menjadi alasan utama perubahan jadwal tersebut.

Khamenei naik menjadi Pemimpin Tertinggi Iran pada 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini setelah Revolusi Islam 1979.

Selama masa kepemimpinannya, ia menjadi figur sentral dalam berbagai kebijakan strategis Iran, baik di bidang politik, keamanan, maupun keagamaan.

Khamenei dan beberapa anggota keluarganya gugur dalam serangan Amerika Serikat-Israel yang menargetkan kediamannya di Teheran pada 28 Februari.

Seusai wafatnya Khamenei, putranya yak i Mojtaba Khamenei terpilih untuk menggantikannya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya