Berita

Penanaman mangrove di Pantai Tanah Merah, Samboja. (Foto: Otorita IKN)

Politik

Penanaman Mangrove Jadi Strategi IKN Hadapi Perubahan Iklim

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 08:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komitmen menjaga ekosistem pesisir dan menghadapi dampak perubahan iklim diwujudkan Otorita IKN melalui aksi bersih pantai dan penanaman mangrove di Pantai Tanah Merah, Samboja, Sabtu, 13 Juni 2026.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan Pantai Tanah Merah berada dalam delineasi Ibu Kota Nusantara dan memiliki fungsi penting bagi ekosistem pesisir. Untuk itu, pengelolaannya perlu dilakukan melalui kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan mitra lingkungan.

“Kegiatan seperti ini bukan kegiatan seremonial, tetapi aksi nyata yang dilakukan Otorita IKN bersama para mitra dan pemangku kepentingan lainnya. Hari ini kita melakukan aksi bersih pantai dan menanam 350 bibit mangrove. Ini tentu tidak cukup dan tidak berhenti sampai di sini, karena upaya pemulihan ekosistem mangrove di IKN akan terus dilakukan,” ujar Myrna.


Selain penanaman mangrove, peserta juga mengikuti edukasi persampahan, edukasi mangrove, aksi bersih pantai, pemilahan, dan penimbangan sampah. Dari kegiatan tersebut, peserta mengumpulkan 202,7 kilogram sampah yang dipilah berdasarkan jenisnya.

PT Pertamina Hulu Mahakam turut mendukung kegiatan ini melalui penyediaan bibit bakau. Kepala Lapangan Senipah, Peciko, dan South Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam, Billy Sunyoto, menyampaikan bahwa perusahaan mendukung upaya Otorita IKN dalam menjaga lingkungan hidup di kawasan pesisir.

“Kami sebagai perusahaan yang beroperasi di area Otorita IKN berkomitmen untuk mendukung aktivitas Otorita IKN. Di acara ini, kami juga berkontribusi dengan memberikan 500 bibit pohon bakau jenis rhizophora mucronata atau bakau hitam,” ujar Billy.

Myrna menegaskan bahwa menjaga kawasan pesisir tidak cukup dilakukan melalui penanaman, tetapi juga melalui perubahan perilaku. Dari aksi ini, Otorita IKN mendorong pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, masyarakat, dan pengunjung untuk menjaga kebersihan Pantai Tanah Merah, tidak membuang sampah sembarangan, serta mulai membiasakan pemilahan sampah di kawasan pantai.

“Upaya penyelamatan lingkungan dan pengendalian perubahan iklim ini tidak bisa dilakukan sendiri, apalagi hanya oleh Otorita IKN. Ini harus dilakukan oleh semua pihak, menjadi gerakan bersama, dan lebih penting lagi menjadi gaya hidup,” tutup Myrna.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya