Berita

Ikan koi. (Foto: Dokumentasi Pemkab Buleleng)

Nusantara

Kombinasi Pakan Dorong Optimalisasi Industri Ikan Koi

MINGGU, 14 JUNI 2026 | 06:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penghobi maupun peternak ikan koi yang menginginkan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, tidak terlepas dari pakan yang diberikan mampu menghasilkan kualitas terbaik baik dari segi warna (colour) maupun berat badan (growth).

Brand pakan ikan Koi dari CPPETINDO, SANKOI, mengupayakan kombinasi pakan colour dan growth untuk mendorong perkembangan industri ikan Koi sebagai hobi di masyarakat.

Product Development Fish & Bird Category CPPETINDO, Nadira Widya mengatakan, dalam ajang Nusatic Nusapet Nusahorti 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, pada 12 hingga 14 Juni  dilakukan edukasi berbasis pengalaman praktis dan pengembangan produk.


"Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen CPPETINDO dalam mendukung perkembangan hobi dan industri ikan koi di Indonesia melalui edukasi," kata Nadira dalam keterangan tertulis, Minggu, 14 Juni 2026.

Sebagai salah satu pameran ikan hias, hewan peliharaan, dan hortikultura terbesar di Indonesia, Nusatic Nusapet Nusahorti Nadira Anggap sebagai momentum tepat bagi para penghobi, breeder, pelaku usaha, dan komunitas Koi untuk memperoleh wawasan terbaru mengenai manajemen pakan yang efektif, guna menghasilkan ikan koi dengan pertumbuhan optimal sekaligus warna yang maksimal.

"Selama ini, San Koi Spirulina telah lama hadir dan menjadi andalan para penghobi untuk memaksimalkan warna pada Koi kesayangannya. CPPETINDO memahami bahwa kebutuhan para pecinta koi sangat dinamis, tidak hanya menginginkan warna yang cemerlang, tetapi juga struktur tubuh ikan yang bulky dan ideal," urainya.

"Oleh karena itu, CPPETINDO menghadirkan San Koi Growth sebagai jawaban mutakhir untuk optimalisasi pertumbuhan dan bentuk tubuh ikan. Kehadiran varian baru ini dirancang secara spesifik agar dapat di-mixing (dicampur) secara sempurna dengan San Koi Spirulina, memberikan kombinasi nutrisi seimbang untuk hasil yang paripurna” sambungnya.

Sementara itu, Agung Wibowo sebagai salah seorang peternak (breeder) ikan Koi di Kediri, Jawa Tengah, membagikan pengalaman praktisnya sebagai breeder dalam menerapkan program pemberian pakan yang disesuaikan dengan fase pertumbuhan dan target kualitas ikan.

"Setiap koi memiliki kebutuhan yang berbeda sesuai usia dan tujuan pemeliharaannya. Kombinasi pakan growth dan color yang dilakukan secara tepat dapat memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan penggunaan satu jenis pakan saja," ungkapnya.

Sebagai penghobi ikan Koi sekaligus konten kreator yang dihadirkan pada sesi talkshow dalam momen Nusatic Nusapet Nusahorti lalu, Iqbalizda menekankan pentingnya edukasi yang mudah dipahami oleh masyarakat.

"Banyak penghobi pemula yang masih bingung menentukan pola pemberian pakan. Melalui talkshow ini kami berharap dapat memberikan panduan yang lebih sederhana dan aplikatif agar penghobi dapat memperoleh hasil terbaik dari ikan koi yang dipelihara," tandas dia.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya