Berita

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana. (Foto: RMOL)

Politik

MBG dan Kasus BGN, Publik Harus Bersikap Objektif

SABTU, 13 JUNI 2026 | 20:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aksi mahasiswa terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penyidikan dugaan korupsi pengadaan di Badan Gizi Nasional (BGN) harus dipandang secara objektif.

Praktisi hukum nasional, Luhut Parlinggoman Siahaan mengatakan, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional yang harus dihormati. 

Namun, kata dia, program MBG juga perlu dipandang sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas generasi muda dan menekan angka stunting.


"Kritik dan evaluasi adalah bagian dari demokrasi. Namun program yang menyangkut kepentingan anak-anak Indonesia harus tetap dijaga dan diperbaiki demi masa depan bangsa," ujar Luhut kepada wartawan, Jumat 13 Juni 2026.

Terkait penyidikan dugaan korupsi di BGN, Luhut menilai langkah aparat penegak hukum menunjukkan bahwa mekanisme pengawasan negara berjalan sebagaimana mestinya.

"Jika terdapat pelanggaran hukum, maka yang harus dimintai pertanggungjawaban adalah pihak yang terbukti bersalah. Jangan sampai tindakan oknum menghilangkan kepercayaan publik terhadap institusi yang dibentuk untuk melayani kepentingan masyarakat," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya