Berita

Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Demo Mahasiswa Damai, Ketum Gelora: Demokrasi Kita Sehat

SABTU, 13 JUNI 2026 | 20:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gelombang aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Jumat 12 Juni 2026, merupakan indikator bahwa demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik.

Sebab, kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi menunjukkan adanya ruang berekspresi yang dijamin oleh konstitusi.

"Kita harus mempersepsi terlebih dahulu bahwa aksi-aksi mahasiswa ini menunjukkan demokrasi kita sehat. Artinya ada ruang untuk berekspresi secara bebas yang dijamin oleh konstitusi kita," ujar Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, kepada wartawan seusai mengisi Bimtek II Partai Gelora di Kawasan Petojo, Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.


Selain itu, Anis menilai hubungan antara negara dan masyarakat sipil selama ini berjalan harmonis. Karena itu, pemerintah, kata dia, tidak perlu khawatir terhadap kritik maupun aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

"Saya juga ingin menyampaikan bahwa kalau kita melihat hubungan negara dengan civil society ini selama ini alhamdulillah hubungan yang harmonis,” kata Wakil Menteri Luar Negeri ini.

Anis mengakui dalam proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan selalu ada ketidakpuasan dari sebagian masyarakat terhadap capaian pemerintah. 

Namun, menurutnya, ruang yang diberikan kepada mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi justru dapat menjadi masukan agar pemerintah bekerja lebih baik.

"Pasti akan ada banyak ketidakpuasan untuk capaian-capaian yang sudah dilakukan oleh pemerintah. Tapi, dengan memberikan ruang bagi teman-teman mahasiswa seperti sekarang ini, ini juga insya Allah akan memicu pemerintah untuk bekerja lebih baik. Jadi, saya tidak melihat ada sesuatu yang perlu kita khawatirkan,” jelasnya.

Lebih jauh, Anis pun mengapresiasi mahasiswa yang menyuarakan aspirasi publik terkait berbagai kebijakan pemerintah.

"Kita tentu mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang mungkin saja, yang secara umum, bisa kita katakan mewakili suara publik atau suara rakyat di Indonesia untuk hal-hal yang mereka tuntut,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya