Berita

Ketua Panitia PIFKI IV dan HUT ke-6 LAFKI, Dr Cashtry Meher. (Foto: Dok. LAFKI)

Nusantara

Empati Tetap jadi Kunci Pelayanan Kesehatan di Tengah Gempuran AI

SABTU, 13 JUNI 2026 | 13:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Transformasi sektor kesehatan nasional tidak boleh hanya berorientasi pada digitalisasi dan pemanfaatan teknologi canggih. Mutu pelayanan serta aspek kemanusiaan harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap perubahan yang dilakukan.

Pesan tersebut mengemuka dalam Pertemuan Ilmiah Fasilitas Kesehatan Indonesia (PIFKI) IV yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 13 Juni 2026.

Mengusung tema "Transformasi Global Mutu Pelayanan Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal", kegiatan ini dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, pimpinan fasilitas kesehatan, organisasi profesi, akademisi, serta para pemangku kepentingan sektor kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini berlangsung 12-14 Juni 2026.


Ketua Panitia PIFKI IV dan HUT ke-6 LAFKI, Dr Cashtry Meher mengatakan, tantangan terbesar dalam transformasi kesehatan saat ini bukan sekadar mempercepat perubahan, melainkan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Tantangan terbesarnya bukan bagaimana berubah lebih cepat, tetapi bagaimana memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari perubahan itu. Transformasi yang tidak dirasakan pasien hanya akan menjadi perubahan di atas kertas," ujar Cashtry.

Menurutnya, keberhasilan transformasi kesehatan pada akhirnya diukur dari kualitas pelayanan yang diterima masyarakat, bukan hanya dari banyaknya kebijakan maupun teknologi yang diterapkan.

Cashtry juga mengingatkan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan digitalisasi layanan kesehatan tidak boleh mengikis nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan.

"AI bisa membantu mengambil keputusan lebih cepat, tetapi sampai hari ini belum ada teknologi yang mampu menggantikan empati. Pasien datang bukan hanya membawa data, tetapi juga membawa kecemasan, harapan, dan kepercayaan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum LAFKI, dr Benny H Tumbelaka menegaskan, LAFKI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional.

"Enam tahun adalah fondasi yang penting. Ke depan, LAFKI ingin memastikan budaya mutu tidak hanya hadir saat proses akreditasi berlangsung, tetapi menjadi bagian dari pelayanan sehari-hari. Mutu harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar dokumen penilaian," ujarnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya