Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat konferensi pers di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat malam, 12 Juni 2026./RMOL (Ahmad Satryo)

Presisi

Susupin Demo Mahasiswa, Dua Pria Berbom Molotov Diciduk Polisi di Benhil

SABTU, 13 JUNI 2026 | 12:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Polda Metro Jaya bergerak cepat mengamankan dua orang pria yang kedapatan membawa bom molotov di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Jumat sore 12 Juni 2026. 

Penangkapan tersebut terjadi di tengah eskalasi aksi unjuk rasa yang tengah digelar oleh sejumlah elemen mahasiswa di kawasan Bundaran HI. Dua pria berbaju kaos hitam tersebut diduga kuat merupakan bagian dari kelompok perusuh yang sengaja ingin menunggangi aksi damai para mahasiswa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah memetakan adanya pergerakan kelompok luar yang berniat memicu kericuhan di tengah massa aksi.


"Satgas Gakkum Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi beberapa kelompok orang yang akan bergabung dengan kelompok aksi mahasiswa, dan ini membawa molotov. Saat ini sudah diamankan dua orang oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Budi kepada wartawan.

Kedua pelaku diringkus petugas di sekitar wilayah Bendungan Hilir pada pukul 15.30 WIB. Saat ini, keduanya telah dibawa ke markas Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif serta jaringan di belakang mereka.

Budi memastikan bahwa kedua orang yang ditangkap tersebut sama sekali tidak memiliki kaitan dengan elemen mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasinya. Polisi berjanji akan menindak tegas setiap upaya provokasi yang dapat merugikan gerakan mahasiswa.

"Polda Metro Jaya melalui Satgas Gakkum akan melakukan tindakan tegas bagi kelompok-kelompok yang mencoba merusak penyampaian aspirasi adik-adik mahasiswa di muka umum. Jadi, mereka ini di luar dari kelompok mahasiswa. Saat ini masih dilakukan pendalaman," pungkas Budi.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya