Berita

Salah satu SPBU di wilayah Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

Kenaikan Pertamax Tak Otomatis Diikuti Tarif Listrik dan Pertalite

SABTU, 13 JUNI 2026 | 10:38 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dinilai tidak semestinya menjadi alasan untuk menaikkan tarif listrik, harga LPG subsidi, maupun Pertalite.

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna menegaskan pemerintah masih memiliki ruang kebijakan untuk menjaga harga energi bersubsidi tetap terjangkau meski dihadapkan pada kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah.

"Masyarakat perlu memahami bahwa kondisi tersebut tidak otomatis Pertalite ikut naik. Pemerintah masih memiliki instrumen untuk mempertahankan harga BBM subsidi apabila pengelolaan distribusi dan fiskalnya dilakukan secara disiplin," ujar Ateng dalam keterangan resmi, Sabtu, 13 Juni 2026.


Menurutnya, tantangan utama yang perlu diperhatikan pemerintah saat ini adalah menjaga ketahanan fiskal negara agar subsidi energi tetap dapat dipertahankan.

"Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana ketahanan fiskal negara dalam menjaga tarif listrik dan harga LPG tetap terjangkau," katanya.

Ateng mengakui kenaikan harga minyak mentah global dan depresiasi rupiah memang meningkatkan biaya penyediaan energi nasional, termasuk biaya pembangkitan listrik dan impor LPG.

"Deviasi ini otomatis meningkatkan biaya energi nasional. PLN harus membeli energi primer dengan harga yang lebih mahal, sementara impor LPG juga menjadi jauh lebih mahal karena seluruh transaksinya menggunakan dolar AS," jelasnya.

Meski demikian, ia menilai pemerintah masih memiliki instrumen fiskal untuk menjaga stabilitas harga energi bersubsidi agar tidak langsung terdampak gejolak global.

Diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter sejak 10 Juni 2026.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya