Berita

Demo penolakan kenaikan BBM (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Prabowo Harus Terbuka Terhadap Kritik

SABTU, 13 JUNI 2026 | 09:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto perlu terus menunjukkan keterbukaan terhadap kritik publik sebagai bagian dari komitmen menjaga demokrasi. Termasuk dalam merespons protes mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM.

Apalagi, Prabowo berulang kali menyampaikan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik dan akan menelaah setiap masukan berdasarkan fakta yang dirasakan masyarakat.

"Pernyataan senada sebenarnya sudah berulang dinyatakan Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan," kata Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Sabtu, 13 Juni 2026.


Ia menilai konsistensi pernyataan tersebut penting untuk meredakan anggapan bahwa pemerintah anti-kritik.

"Hal itu menunjukkan adanya konsistensi pernyataan Prabowo terkait keterbukaannya terhadap kritik. Hal itu juga sebagai respons terhadap dirinya yang dinilai anti kritik," ujarnya.

Jamiluddin menambahkan, pengulangan komitmen itu dapat memberikan rasa lega karena menunjukkan Indonesia tetap berada dalam koridor demokrasi.

"Pernyataan Prabowo itu sekaligus menepis kehawatiran Indonesia akan kembali ke negara otoriter," katanya.

Menurut Jamiluddin, keterbukaan terhadap kritik merupakan bagian dari amanat konstitusi dan semangat reformasi.

"Pernyataan Prabowo itu juga menggaransi Indonesia akan tetap dalam koridor negara demokrasi. Komitmen tersebut kiranya sejalan dengan amanat konstitusi dan reformasi," katanya.

Karena itu, Jamiluddin berharap masyarakat tidak lagi merasa khawatir untuk menyampaikan kritik kepada pemerintah, termasuk kepada presiden.

"Karena itu, seharusnya tidak ada lagi kehawatiran bagi siapa pun untuk mengkritik pemerintah, termasuk Prabowo sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya