Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan Remaja Masih Jadi PR Besar

SABTU, 13 JUNI 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tingkat inklusi keuangan di kalangan remaja Indonesia terus meningkat, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan keuangan. 

Data menunjukkan tingkat inklusi keuangan remaja telah mencapai 57,9 persen, sementara tingkat literasi keuangan masih berada di angka 51,7 persen.

Kesenjangan tersebut menjadi perhatian karena semakin banyak generasi muda yang telah menggunakan berbagai layanan keuangan, tetapi belum memiliki kemampuan yang cukup untuk mengelolanya secara aman dan bertanggung jawab. Kondisi ini dinilai meningkatkan kerentanan remaja terhadap berbagai risiko di era digital, termasuk judi online dan pinjaman ilegal.


Untuk memperkuat literasi keuangan generasi muda, Hanwha Life bersama Save the Children Indonesia meluncurkan program Future Plus Indonesia yang menyasar remaja usia 15 hingga 18 tahun. Program yang dijalankan di Jawa Barat ini melibatkan 600 siswa SMK, 50 mahasiswa mentor dari SBM ITB, serta dukungan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bappenas, dan Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH).

“Literasi keuangan bukan sekadar keterampilan teknis, ini adalah mekanisme perlindungan yang krusial bagi remaja di tengah ekonomi digital yang kian kompleks," ujar Senior Manager Inclusive Youth Empowerment and Urban Programming Save the Children Indonesia, Evie Woro Yulianti, dalam keterangannya dikutip Sabtu 13 Juni 2026.

"Melalui kemitraan dengan Hanwha Life ini, kami tidak hanya membagikan pengetahuan keuangan yang esensial, mulai dari penyusunan anggaran hingga praktik digital yang aman, tetapi juga membangun ketahanan yang diperlukan bagi generasi muda untuk menghadapi risiko dan mengamankan masa depan yang stabil bagi diri mereka sendiri serta komunitas mereka,” tambahnya,

Program tersebut mengusung metode pembelajaran digital interaktif yang dirancang sesuai dengan karakteristik remaja. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan pribadi, manajemen risiko, kebiasaan menabung, hingga pengenalan asuransi.

Executive Director and Head of Corporate Planning Division Hanwha Life Korea, Suk Hyun Lim, mengatakan peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Hanwha Life berkomitmen penuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia dengan memberdayakan aset terbesarnya, yaitu generasi muda. Future Plus Indonesia merupakan kontribusi kami terhadap Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLIK)," kata Suk Hyun Lim.

Melalui program ini, sebanyak 60 siswa akan dipersiapkan menjadi "Financial Champions" yang diharapkan dapat menularkan pengetahuan keuangan kepada rekan-rekan sebaya mereka, sehingga memperluas dampak edukasi keuangan di kalangan generasi muda.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya