Berita

Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas Periode 2024-2026, Susana Florika Marianti Kandaimu. (Dok. PMKRI)

Politik

PMKRI: Kritik Harus Disampaikan Secara Damai, Pemerintah Wajib Mendengar

SABTU, 13 JUNI 2026 | 09:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menyerukan gerakan anti-anarkisme dalam kehidupan demokrasi sebagai wujud kedewasaan berdemokrasi sekaligus penghormatan terhadap hak-hak konstitusional warga negara.

Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Sanctus Thomas Aquinas Periode 2024-2026, Susana Florika Marianti Kandaimu, menegaskan demokrasi harus menjadi ruang yang sehat bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun tuntutan kepada pemerintah tanpa diwarnai tindakan kekerasan atau perusakan fasilitas publik.

"Penyampaian aspirasi adalah hak demokrasi yang dimiliki oleh setiap warga negara dan harus dijamin oleh negara. Masyarakat berhak menyampaikan kritik, pendapat, dan tuntutannya terhadap berbagai kebijakan publik. Namun, hak tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan cara-cara yang damai, beradab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi," ujar Susana dalam keterangan resminya, Sabtu 13 Juni 2026. 


Menurut Susana, berbagai persoalan yang saat ini menjadi perhatian publik merupakan isu yang sah untuk disuarakan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kelangkaan dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), serta pelemahan nilai tukar rupiah.

Karena itu, PMKRI mendorong pemerintah untuk lebih terbuka dan responsif terhadap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Pemerintah juga dinilai perlu membangun komunikasi yang lebih baik serta memberikan penjelasan yang transparan terkait kebijakan yang diambil.

"Pemerintah harus responsif terhadap setiap aspirasi dan tuntutan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan perbaikan kebijakan publik seperti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, kelangkaan dan kenaikan harga BBM, serta melemahnya nilai tukar rupiah. Aspirasi masyarakat tidak boleh diabaikan, karena di dalamnya terdapat harapan dan kebutuhan nyata yang harus dijawab oleh negara melalui kebijakan yang tepat dan berpihak kepada rakyat," tegasnya.

PMKRI menilai penyampaian aspirasi secara damai dan terbuka, yang diiringi dengan respons pemerintah yang cepat dan transparan, merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya