Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erna)

Bisnis

Wall Street Perkasa Ditopang IPO SpaceX

SABTU, 13 JUNI 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Amerika Serikat (AS) menguat didorong oleh antusiasme investor terhadap debut spektakuler SpaceX di bursa Nasdaq serta meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, waktu setempat, indeks S&P 500 naik 0,5 persen di level 7.431,46. Nasdaq Composite menguat 0,31 persen ke 25.888,84, sementara Dow Jones Industrial Average melonjak 353,51 poin atau 0,7 persen ke posisi 51.202,26.

Sentimen positif pasar terutama datang dari IPO SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk. Saham SpaceX yang diperdagangkan dengan kode SPCX dibuka pada harga 150 Dolar AS per saham, lebih tinggi dibanding harga IPO sebesar 135 Dolar AS per saham. Setelah sempat melesat lebih dari 20 persen pada awal perdagangan, saham tersebut akhirnya ditutup naik sekitar 19 persen di kisaran 161 Dolar AS per saham.


Sektor teknologi bergerak bervariasi. Saham Nvidia ditutup sedikit lebih tinggi, sementara Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 4,7 persen dan Alphabet naik 0,5 persen. Di sisi lain, Broadcom, Palantir Technologies, Amazon, dan Meta Platforms berakhir di zona merah.

Selain faktor SpaceX, investor juga mencermati perkembangan hubungan AS dan Iran. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan bahwa kedua negara telah mencapai "naskah final yang disepakati" untuk sebuah kesepakatan. Pernyataan tersebut membantu mengangkat kembali indeks-indeks saham utama setelah sempat melemah pada perdagangan intraday.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa rancangan kesepakatan mencakup komitmen AS untuk mencabut sanksi minyak terhadap Iran, serta komitmen Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz. Menurut laporan Bloomberg, perjanjian damai tersebut bahkan berpotensi ditandatangani di Swiss paling cepat pada Minggu mendatang.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya