Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Ini Proyeksi Rupiah, Suku Bunga, dan Pertumbuhan Ekonomi 2027

SABTU, 13 JUNI 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah mulai menyiapkan fondasi ekonomi menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029 melalui penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 yang telah disepakati bersama DPR RI.

Dalam kesepakatan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 diproyeksikan berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Target tersebut dipandang sebagai tahap awal untuk mencapai laju pertumbuhan yang lebih tinggi pada akhir dekade ini.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan memperkuat koordinasi berbagai instrumen kebijakan guna memastikan sasaran tersebut dapat tercapai.


“Pemerintah akan terus memastikan program prioritas berjalan efektif, memperkuat sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan, termasuk melalui Danantara,” kata Purbaya, dikutip Sabtu 13 Juni 2026.

Selain menetapkan target pertumbuhan ekonomi, pemerintah dan DPR juga menyepakati sejumlah asumsi dasar ekonomi makro yang akan menjadi acuan penyusunan RAPBN 2027.

Nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per Dolar AS. Sementara itu, tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun ditargetkan berada pada kisaran 6,5 persen hingga 7,3 persen.

Di sektor fiskal, rasio pendapatan negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diproyeksikan mencapai 12,01 persen hingga 12,40 persen. Adapun defisit APBN 2027 dirancang tetap terkendali pada kisaran 1,8 persen hingga 2,4 persen dari PDB.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan seluruh indikator makro tersebut merupakan hasil pembahasan bersama Panitia Kerja Pertumbuhan yang telah disepakati pemerintah dan DPR.

Kesepakatan tersebut menjadi pijakan awal bagi pemerintah dalam menyusun strategi ekonomi dan fiskal tahun depan, sekaligus menjaga kesinambungan agenda pembangunan menuju target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada 2029.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya