Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 19:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp500 miliar di tengah gejolak pasar yang masih berlangsung.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus menunjukkan optimisme manajemen terhadap prospek bisnis jangka panjang perusahaan.

Menurutnya, harga saham BBRI saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental dan potensi pertumbuhan perseroan secara rill atau undervalued.


"Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan," kata Dhanny dalam keterangannya, Jumat 12 Juni 2026.

Adapun program buyback ini akan berlangsung mulai 12 Juni hingga 11 September 2026. Pelaksanaannya, kata Dhanny akan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan terkait pembelian kembali saham oleh emiten dalam kondisi pasar yang berfluktuasi.

Dhanny menambahkan, aksi korporasi ini didasarkan pada pertimbangan berbagai tantangan global yang masih membayangi pasar keuangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga arus keluar modal dari negara berkembang termasuk Indonesia.

Meski demikian, perseroan memastikan buyback tidak akan mengganggu kondisi likuiditas maupun operasional perusahaan.

"Melalui aksi korporasi ini, BRI telah mempertimbangkan dengan cermat kondisi likuiditas dan posisi keuangan saat ini, sehingga pelaksanaan buyback fluktuatif tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun operasional perusahaan," tegasnya.

Berdasarkan proforma keuangan konsolidasi per 31 Maret 2026 setelah memperhitungkan buyback, rasio kecukupan modal (CAR) BRI tercatat tetap berada di level 22,86 persen. Sementara tingkat pengembalian ekuitas (ROE) tercatat sebesar 18,37 persen.

Kondisi itu menunjukkan BRI masih memiliki ruang permodalan yang kuat untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus menjaga ketahanan menghadapi risiko usaha.

Perseroan sendiri berencana mengalihkan saham hasil buyback melalui program kepemilikan saham bagi pekerja serta direksi dan komisaris setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Sebagai bagian dari Danantara, BRI akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Dhanny.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya