Berita

Suasana demonstrasi di depan Gedung UOB kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026. (Foto: RMOL)

Nusantara

Konstelasi Demo HI Berubah, Mobil Logistik Polisi Nyaris Diamuk

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 17:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konstelasi massa demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat mulai berubah jelang petang, Jumat, 12 Juni 2026.

Pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di depan Gedung UOB, massa tidak lagi didominasi oleh mahasiswa berjaket almamater, melainkan beralih ke barisan pengemudi ojek online (ojol) serta warga sipil berkaus hitam.

Di sisi terpisah, aparat kepolisian memutuskan untuk tetap membuka arus lalu lintas di kawasan Bundaran HI. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpantau masih dapat melintas walau separuh badan jalan sudah "dimakan" oleh kerumunan massa.


Uniknya, setiap kendaraan yang hendak melintas menuju Jalan Jenderal Sudirman diwajibkan menyalakan klakson oleh massa sebagai "tiket" lewat.

"Klakson Pak, klakson!" teriak salah seorang ojol berjaket hijau di lokasi.

Aparat TNI tampak berjaga ketat mengawal massa yang menumpuk di bagian tengah jalan, tepatnya di jalur Busway.

Suasana riuh terjadi saat ratusan kendaraan saling bersahutan membunyikan klakson. Bunyi dengung ini sontak menyita perhatian para pekerja kantoran di kawasan Sudirman yang tengah berjalan kaki untuk pulang.

Ketegangan pecah ketika para pekerja tiba-tiba berlarian. Pemicunya, sebuah mobil jenis blind van dicegat dan diteriaki secara histeris oleh massa.

"Woii klakson, woi! Polisi... Polisi...!" teriak massa bersahutan.

Redaksi memantau langsung aksi provokatif sejumlah oknum yang membawa cat semprot (pilox). Mereka langsung menyasar mobil yang tengah melaju pelan tersebut.

Meski tulisan di bodi mobil tidak terlihat jelas, belakangan diketahui bahwa blind van tersebut merupakan Mobil Logistik Polisi. Tak hanya dicorat-coret, aksi anarkis sempat berlanjut saat beberapa oknum melemparkan botol air mineral ke arah kaca mobil.

Beruntung, situasi panas itu tidak berbuntut panjang. Sejumlah massa aksi lainnya yang masih berkepala dingin langsung sigap menenangkan keadaan, hingga akhirnya Mobil Logistik Polisi tersebut berhasil lolos dari kepungan massa.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya