Berita

Unggahan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei di X

Dunia

Iran Kecam Serangan AS yang Tewaskan Tiga Pelaut India

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 11:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS) yang mengenai sebuah kapal dagang hingga menewaskan tiga pelaut asal India di lepas pantai Oman.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, melalui unggahan di media sosial mengatakan serangan tersebut sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional.

"Serangan brutal Amerika Serikat terhadap kapal-kapal dagang India yang telah menewaskan sedikitnya tiga warga negara India merupakan bukti nyata dari kebijakan perampasan bersenjata dan pembajakan negara yang terus dilakukan AS," tulis Baghaei, dikutip Jumat 12 Juni 2026.


Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan pemerintah India.

"Kami menyampaikan simpati kepada keluarga dan kerabat para pelaut India yang tewas, serta belasungkawa yang tulus kepada rakyat dan pemerintah India," lanjutnya.

Menurut Iran, insiden tersebut menunjukkan perlunya tekanan internasional terhadap Washington. Baghaei menegaskan bahwa tindakan AS tidak hanya mengancam nyawa warga sipil, tetapi juga membahayakan keamanan jalur pelayaran dunia.

"Komunitas internasional harus meminta pertanggungjawaban Amerika Serikat atas tindakan yang melanggar hukum ini. Perilaku tersebut terus mengancam perdamaian dan keamanan global, sekaligus membahayakan kebebasan navigasi di laut," katanya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya