Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto. (istimewa)

Politik

Polda Metro Imbau Warga Hindari Empat Titik Aksi Mahasiswa

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 11:44 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di sejumlah titik Jakarta, Jumat 12 Juni 2026. 

Sejumlah lokasi yang menjadi pusat aksi antara lain kawasan DPR/MPR, Bundaran HI, Patung Kuda, dan Cikini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan apabila aksi massa menyebabkan kemacetan yang berdampak pada pengguna jalan.


"Kita lihat secara situasional. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan apabila terjadi kepadatan yang berdampak kepada pengguna jalan lainnya," kata Budi kepada wartawan.

Untuk mengamankan jalannya aksi, Polda Metro Jaya mengerahkan 6.088 personel gabungan yang disebar di berbagai titik demonstrasi.

Selain itu, sekitar 300 personel telah lebih dulu ditempatkan di lokasi-lokasi strategis untuk melakukan pemantauan dan evaluasi situasi sebelum massa aksi berkumpul.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan DPR/MPR, Bundaran HI, Patung Kuda, dan Cikini guna meminimalkan dampak kemacetan selama demonstrasi berlangsung.

"Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari empat titik tersebut," ujar Budi.

Polda Metro Jaya menegaskan pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman dan tertib, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya