Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Idrus Marham:

Opini yang Menyebut Bahlil Maju Pilpres 2029 Menyesatkan

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 03:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham membantah ulasan yang disampaikan Direktur Eksekutif Ethical Politics Hasyibulloh Mulyawan soal Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mulai memiliki peluang masuk dalam konfigurasi politik Pilpres 2029.  

Idrus menilai isu tersebut langsung ke arah pencalonan presiden yang dianggapnya terlalu jauh dan dapat menimbulkan persepsi keliru.

“Kalau ada opini dibuat begitu, itu opini yang sangat menyesatkan menurut saya. Ini sama dengan mengadu domba,” tegas Idrus dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.


Ia mengatakan, untuk memahami sikap, pemikiran, serta komitmen politik Bahlil ke depan, perlu melihat gagasan yang dituangkan dalam buku karya Bahlil berjudul “Karya Kekaryaan: Eskalator Kesinambungan Pembangunan dan Kepemimpinan Nasional.”

Menurut Idrus, dalam buku tersebut Bahlil telah menjelaskan arah pemikirannya mengenai kesinambungan pembangunan dan kepemimpinan nasional. Fokus utama yang disampaikan, kata Idrus, adalah bagaimana menyukseskan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada periode saat ini.

“Untuk memahami pikiran, komitmen, sikap dan pemikiran politik Pak Bahlil ke depan, itu sudah diuraikan dalam bukunya. Fokusnya adalah bagaimana mensukseskan kepemimpinan Pak Prabowo pada periode ini,” ujar Idrus.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintahan Prabowo saat ini dinilai menjadi faktor penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional ke depan.

“Kalau Pak Prabowo sukses pada periode ini, maka itu menjadi eskalator menuju periode berikutnya,” tegasnya lagi.

Dalam buku tersebut, lanjut Idrus, Bahlil juga menyampaikan gagasan mengenai pentingnya membangun koalisi permanen ke depan bersama Partai Golkar dan partai-partai pendukung lainnya di bawah kepemimpinan Prabowo.

“Di dalam buku itu Pak Bahlil menyampaikan perlunya koalisi permanen ke depan bersama Golkar, tentu di bawah pimpinan Pak Prabowo. Itu yang menjadi gagasan yang disampaikan,” beber dia.

Idrus menilai Bahlil tidak bisa dipandang sama dengan politisi lain karena perjalanan politiknya dibentuk melalui proses panjang sebagai aktivis dan kader yang ditempa dalam perjuangan.

“Karena itu Pak Bahlil tetap konsisten bahwa fokusnya adalah membesarkan partai, menambah kursi, dan bagaimana kepemimpinan Pak Prabowo pada periode ini sukses,” pungkas Idrus.

Ia menegaskan Golkar belum membicarakan konfigurasi kandidat Pilpres 2029 dan tetap fokus memperkuat organisasi serta mengawal pemerintahan.

“Opini boleh dibuat, tetapi secara politik praktis, Golkar fokus bekerja dan membesarkan partai,” pungkas Idrus.

Direktur Eksekutif Ethical Politics Hasyibulloh Mulyawan sebelumnya menyebut popularitas Bahlil meningkat setelah fenomena lagu viral “MBG” atau “Mas Bahlil Ganteng” di media sosial. Menurut dia, fenomena tersebut berpotensi menjadi modal popularitas politik bagi Bahlil menuju kontestasi nasional.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya