Berita

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais (Foto: YouTube)

Politik

Amien Rais Minta Prabowo Diberi Kesempatan hingga 2029

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 14:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat mengingatkan bangsa Indonesia agar tidak mengulangi pengalaman pahit krisis politik 1998-2004 yang berujung pada pergantian kepemimpinan nasional. 

Oleh karena itu, dia meminta Presiden Prabowo Subianto diberikan kesempatan untuk menuntaskan masa jabatannya hingga 2029.

"Mengingat pengalaman politik kita di masa lalu 6 tahun ada 5 presiden bergonta-ganti, dan semuanya menguras energi nasional kita.
Presiden Prabowo kita kasih fair chance, kesempatan yang wajar. Biarlah beliau bekerja sekeras-kerasnya untuk mewujudkan cita-citanya sampai 20 Oktober tahun 2029," ujarnya dalam tayangan video di kanal YouTube Amien Rais Official, dikutip Kamis, 11 Juni 2026.

Presiden Prabowo kita kasih fair chance, kesempatan yang wajar. Biarlah beliau bekerja sekeras-kerasnya untuk mewujudkan cita-citanya sampai 20 Oktober tahun 2029," ujarnya dalam tayangan video di kanal YouTube Amien Rais Official, dikutip Kamis, 11 Juni 2026.

Mantan Ketua MPR RI itu menilai mekanisme pergantian Presiden setiap lima tahun sesuai Undang-Undang Dasar 1945 harus dijaga demi stabilitas nasional.

"Saya ingin mengingatkan pada saudara sebangsa setanah air. Bahwa ritme pergantian kekuasaan per lima tahun sekali sesuai Undang-Undang Dasar Indonesia 1945 harus kita pertahankan supaya tidak ada pemerintahan pusat yang diturunkan di tengah jalan," ujarnya.

Adapun terkait kemungkinan pemakzulan terhadap Presiden Prabowo Subianto maupun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Amien menyebut hal itu sulit terealisasi. 

Pasalnya, selain memiliki mekanisme konstitusional yang ketat, kondisi politik di parlemen saat ini juga menjadi faktor yang membuat langkah pemakzulan dinilai mustahil dilakukan.

"Nah mengharapkan para anggota DPR-MPR berani memakzulkan presiden Prabowo, rasa-rasanya itu mustahil. Semarah apapun kita pada Gibran fufufafa, dengan konstelasi pimpinan DPR-MPR yang sekarang ini kiranya melakukan impeachment terhadap Gibran itu juga sangat sulit," tegas Amien.

Oleh karenanya, menurut Amien, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto perlu diberikan ruang dan kesempatan yang wajar untuk merealisasikan berbagai program yang telah dicanangkan. 

Dia melihat sejumlah poin dalam Asta Cita yang menjadi arah kebijakan pemerintah memiliki gagasan strategis bagi pembangunan nasional.

"Kita main fair dan ya yang masuk akal sajalah. Delapan cita atau asta cita yang digaungkan oleh Pak Prabowo saya kira sangat bagus sebagai cita atau keinginan atau gagasan," kata Amien.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya