Berita

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar (Foto: Kemenag)

Nusantara

Penyuluh Agama Harus Jadi Solusi di Tengah Tantangan Sosial

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah berbagai dinamika sosial yang terus berkembang, agama diharapkan tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. 

Karena itu, peran penyuluh agama dinilai semakin penting sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan agama tidak cukup hanya membahas persoalan di permukaan, tetapi harus mampu memberikan jawaban yang relevan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.


"Banyak dinamika dan pergesekan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat. Dalam situasi seperti itu, agama diharapkan dapat menjadi solusi," kata Thobib di sela paparan program Peaceful Muharam 1448 H di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan, Kementerian Agama saat ini memiliki lebih dari 30 ribu penyuluh agama, dengan sekitar 20 ribu di antaranya aktif bertugas. Keberadaan mereka dinilai strategis untuk memperkuat harmoni sosial, ketahanan masyarakat, serta mendukung program pembangunan.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah ketahanan keluarga. Thobib menyoroti masih tingginya angka perceraian, terutama karena gugatan cerai yang diajukan perempuan lebih banyak dibandingkan pihak suami.

"Di sinilah penyuluh agama memiliki peran besar untuk hadir secara lebih nyata dan lebih dekat dengan masyarakat," katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan umat dan penyebaran informasi yang akurat di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, para pemimpin agama perlu terus hadir memberikan penjelasan dan pencerahan kepada masyarakat.

Thobib berharap media turut menjadi mitra dalam menghadirkan informasi yang akurat sekaligus mendorong lahirnya solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

"Kami berharap rekan-rekan media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu menghadirkan informasi yang akurat dan mendorong lahirnya solusi bagi berbagai persoalan masyarakat," ujarnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya