Berita

Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo dalam sebuah kesempatan. (Foto: istimewa)

Politik

Akrab dengan Jokowi, Wajar Publik Jodohkan Bahlil-Gibran

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 09:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Munculnya lagu bertema MBG alias Mas Bahlil Ganteng yang belakangan ramai diperbincangkan publik dinilai turut mengangkat popularitas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Pengamat politik Nurul Fatta menilai, fenomena tersebut memunculkan spekulasi politik mengenai kemungkinan duet antara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Bahlil Lahadalia pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

"Potensi itu ada, gerak-gerik untuk ke sana juga ada," kata Nurul Fatta kepada RMOL, Kamis, 11 Juni 2026.


Menurutnya, Bahlil selama ini kerap diasosiasikan publik sebagai sosok yang dekat dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan munculnya berbagai tafsir politik terkait masa depan karier elektoral Bahlil.

Selain itu, Fatta menilai lagu MBG justru memberikan efek publisitas yang positif bagi Bahlil. Popularitasnya semakin meningkat setelah lagu tersebut viral dan mendapat perhatian luas di media sosial.

"Pertama, Bahlil ini memang diasumsikan publik sebagai orangnya Jokowi. Kedua, lagu MBG justru membuat Bahlil makin tenar, dan lagu itu menjadi publisitas politik yang positif," ujarnya.

Ia menambahkan, spekulasi semakin menguat setelah Jokowi turut mengunggah lagu tersebut melalui akun media sosialnya.

"Sehingga wajar ketika publik menafsirkan bahwa Gibran dan Bahlil akan berpasangan maju dalam pilpres yang akan datang," pungkasnya.

Meski demikian, Nurul menegaskan bahwa berbagai manuver dan pembacaan publik tersebut masih sebatas indikasi awal atau "tes ombak" politik menjelang kontestasi Pilpres 2029 yang diperkirakan akan menghadirkan dinamika baru, termasuk kemungkinan munculnya figur-figur yang berhadapan dengan Presiden Prabowo Subianto apabila kembali maju pada periode berikutnya

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya