Berita

Ilustrasi. (Foto: Kompas.id)

Presisi

Korban Depresi Diduga Menyendiri di Bukit Hingga jadi Tengkorak

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polisi berhasil mengungkap identitas jenazah tinggal kerangka yang ditemukan di atas bukit Dusun Plalangan, Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Selasa 9 Juni 2026.

Polisi memastikan jenazah tersebut adalah Hasan Basri alias Sanah (32). Korban dilaporkan hilang sekitar pertengahan April 2026. Korban diduga mengalami depresi setelah bercerai dengan istri tercintanya. 

Hasil olah TKP oleh Polsek Mayang di-backup Tim Inavis Polres Jember, tidak menemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga juga dihadirkan ke lokasi untuk identifikasi guna memastikan identitas jenazah.


"Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Mayang untuk divisum. Usai visum korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," kata Kapolsek Mayang AKP Dian Eko Trimuryono, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu 10 Juni 2026.

Menurut Dian, korban baru pulang sekitar 2 bulan lalu dan tinggal di rumah orang tuanya di Dusun Plalangan RT/RW 2/7. Sanah menikah dengan wanita asal Desa Sumberpinang, Pakusari. Namun biduk rumah tangga mereka kandas setelah sang istri menggugat cerai.

"Usai bercerai, dia mengalami depresi. Dia tidak mau makan dan tidak mau pulang ke rumah orang tuanya, bahkan pergi tanpa pamit,” jelas Dian.

Pihak keluarga Sanah sempat membuat laporan kehilangan dan mengumumkannya lewat grup Facebook warga Jember. Pencarian berujung Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB saat buruh tani hendak panen ketela pohon di bukit kebun.

Kondisi jenazah sudah tinggal tulang belulang dan tengkorak. Pakaian berupa baju, celana, dan sarung terpisah sekitar 2 meter dari kerangka. 

Kepala Dusun Plalangan, Handoso mendapat laporan warga pukul 06.30 WIB, lalu mengecek dan melaporkannya ke Polsek Mayang.

“Hasil visum masih proses. Keterangan sementara tidak ditemukan kekerasan di tubuh korban. Dia Meninggal dunia diduga bukan akibat pidana,” terangnya 

Polisi menduga korban menyendiri di bukit sepi tanpa makan dan minum hingga meninggal. Kasus ini ditutup sebagai bukan tindak pidana.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya