Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 01:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Danantara dan BP BUMN direncanakan bakal melakukan pemangkasan terhadap anak usaha PT Telkom Indonesia. Target tersebut diharapkan rampung pada akhir 2026. 

Hal itu disampaikan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria dikutip pada Rabu, 10 Juni 2026.

Dony menegaskan transformasi dan streamlining yang dijalankan Telkom Group menjadi bagian penting dalam memperkuat fokus bisnis dan meningkatkan daya saing perusahaan di tengah perkembangan industri digital yang terus berubah.


"Transformasi ini penting untuk memperkuat fokus bisnis dan memastikan Telkom Group bergerak lebih agile dalam menjawab kebutuhan ekosistem digital nasional," ujar Dony.
 
Ia memastikan tak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan imbas pemangkasan anak perusahaan Telkom tersebut.

Menurut Dony, dari 48 anak usaha yang dipangkas nantinya sebanyak 14 perusahaan bakal ditutup, lalu sisanya dimerger. Ia pun memastikan tak ada PHK dalam proses ini karena pegawai akan bergabung dengan perusahaan yang tetap ada.

“Kan banyak konsolidasi. Misalkan kayak fiber optic, itu nanti terkonsol ada beberapa perusahaan yang jadi satu, kan size-nya jadi besar, karyawannya ikut. Kan banyaknya merger," pungkasnya.

Dony sebelumnya pernah bertemu dengan Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia Seno Soemadji untuk membahas perkembangan pelaksanaan streamlining dan transformasi bisnis Telkom Group.

Pada pertemuan tersebut, Telkom memaparkan sejumlah langkah strategis yang tengah dijalankan, mulai dari merger, divestasi, likuidasi, konsolidasi bisnis, hingga pembentukan enterprise holding baru.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat fokus bisnis digital dan infrastruktur telekomunikasi nasional di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.

Sebagai bagian dari agenda transformasi tersebut, sejumlah program prioritas juga terus dipercepat, termasuk konsolidasi FiberCo BUMN, pengembangan Data Center, TowerCo, dan InfraCo, serta penataan lisensi Telkom Group guna mendukung transformasi menuju strategic holding digital yang lebih adaptif dan berdaya saing global.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya