Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia. (Foto:Istimewa)

Politik

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Daya Beli

LAPORAN: JAYADI SUPRIYADIN*
RABU, 10 JUNI 2026 | 17:06 WIB

Akan muncul dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi, khususnya Pertamax, yang mulai berlaku hari ini, terhadap daya beli masyarakat.

Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia mengingatkan, pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk memperoleh pasokan energi yang lebih kompetitif dan efisien.

Menurutnya, kenaikan harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme pasar yang dipengaruhi oleh dinamika harga energi global, namun pemerintah perlu mengantisipasi dampak lanjutan terhadap daya beli masyarakat serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.


"Pemerintah perlu mengambil langkah strategis agar gejolak harga energi internasional tidak terus memberikan tekanan terhadap harga BBM di dalam negeri," kata Shanty kepada wartawan, Rabu 10 Juni 2026.

Kenaikan harga Pertamax saat ini, ujar dia, perlu mendapat perhatian khusus mengingat sebagian besar pengguna BBM jenis ini berasal dari kelompok masyarakat menengah yang selama ini belum sepenuhnya menerima manfaat BBM bersubsidi.

"Dalam situasi daya beli yang masih menghadapi berbagai tantangan, tambahan beban biaya transportasi dan mobilitas berpotensi memengaruhi kemampuan konsumsi rumah tangga yang merupakan salah satu penggerak utama perekonomian nasional," papar dia.

Saat ini, menjaga daya beli masyarakat menjadi faktor penting dalam mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi. 

Sehingga, pemerintah perlu memastikan dampak kenaikan harga BBM non-subsidi tidak meluas terhadap berbagai sektor ekonomi lainnya.

"Pengendalian inflasi, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta kelancaran distribusi barang dan jasa perlu menjadi perhatian agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah kenaikan biaya energi," pungkasnya.

*Kontributor Garut

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya