Berita

Kapal pembersih sampah otomatis berbasis kecerdasan buatan bernama Autonomous Trash Skimmer. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Komut Pertamina Resmikan Kapal Pembersih Sampah Berbasis AI

RABU, 10 JUNI 2026 | 15:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) resmi meluncurkan kapal pembersih sampah otomatis berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Autonomous Trash Skimmer.

Peluncuran dan simulasi operasional kapal "pintar" ini dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, di Pantai Sekeh, Badung, Bali, Rabu, 10 Juni 2026.

Langkah strategis ini merupakan kolaborasi Pertamina melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.


Dalam sambutannya, Iwan Bule menegaskan bahwa persoalan sampah perairan bukan sekadar masalah estetika, melainkan ancaman serius bagi ekosistem laut, kesehatan, hingga sektor pariwisata yang menjadi urat nadi perekonomian Bali.

"Wisatawan datang ke Bali utamanya karena daya tarik pantai. Jika pantai penuh sampah, maka daya tarik berubah jadi jijik. Dampaknya juga langsung dirasakan nelayan yang hasil tangkapannya menurun akibat rusaknya ekosistem laut," ujar Iwan Bule.

Mantan Penjabat Gubernur Jawa Barat ini menambahkan, bagi industri seperti Pertamina, sampah laut juga menjadi risiko operasional yang nyata. Sampah dapat mengganggu baling-baling kapal dan menyumbat sistem pendingin mesin, sehingga berpotensi mengganggu kelancaran distribusi energi nasional.

Merespons tantangan tersebut, Pertamina bersama Pertamina International Shipping, Pertamina Foundation, Patra Jasa, menggandeng ITS dan masyarakat pesisir untuk menciptakan robot air cerdas ini. Autonomous Trash Skimmer mengintegrasikan teknologi AI, sistem navigasi otonom, dan energi hybrid untuk berburu sampah secara mandiri maupun manual.

"Pengelolaan sampah tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional. Dibutuhkan kolaborasi, edukasi, dan inovasi teknologi agar upaya menjaga lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan," jelasnya.

Sebagai langkah awal, kawasan The Patra Bali Resort & Villas dan AFT Ngurah Rai dipilih sebagai lokasi pilot project. Di wilayah ini, Pertamina menargetkan pengurangan volume sampah pesisir hingga 1 ton per tahun.

Sementara untuk wilayah operasi TBBM Kotabaru (Desa Semayap dan Desa Rampa) di Kalimantan, program ini ditargetkan mampu mereduksi hingga 20 ton sampah per tahun.

"Pemilihan lokasi ini bernilai strategis karena menopang kawasan pariwisata sekaligus infrastruktur energi yang vital bagi Bali. Keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan," tegas Iwan Bule.

Secara teknis, kapal sepanjang 8 meter dengan desain lambung catamaran ini dilengkapi sensor ultrasonik, kamera, GPS, dan sistem monitoring real-time. Hebatnya, kapal ini menggunakan motor listrik bertenaga surya (panel surya) sehingga rendah emisi. Di bagian tengahnya terdapat jaring pengumpul, mesin pencacah plastik, serta katrol elektrik berkapasitas 500 kilogram.

Iwan Bule berharap program ini menjadi model yang bisa direplikasi di seluruh wilayah operasi pesisir Pertamina di Indonesia.

Beberapa titik potensi pengembangan berikutnya meliputi Integrated Terminal Cilacap, Balongan, Fuel Terminal Maos, Ternate, Wayame, Parepare, Masohi, hingga FT Labuan Bajo.

Komitmen ini sejalan dengan transformasi Pertamina dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG), yang dikoordinasikan bersama keterlibatan Danantara Indonesia.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya