Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Pertahanan

KSAD Bantah TNI Serobot Proyek Sipil

RABU, 10 JUNI 2026 | 15:03 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Keterlibatan TNI dalam sejumlah proyek pembangunan semata-mata untuk membantu pelaksanaan pekerjaan di wilayah terpencil yang sulit dijangkau dan tidak diminati pelaksana proyek karena kendala geografis maupun tingginya biaya operasional.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, TNI tidak serta-merta mengambil alih proyek sipil. Menurutnya, keterlibatan TNI dilakukan setelah mempertimbangkan kebutuhan di lapangan, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Kita mengerjakan hal-hal yang tidak terjangkau oleh kementerian. Misalnya daerah 3T di pulau-pulau," kata Maruli kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 10 Juni 2026.


Ia menjelaskan, banyak proyek di wilayah terpencil yang nilainya relatif kecil, namun membutuhkan biaya transportasi dan logistik yang tinggi sehingga sulit menarik minat kontraktor.

"Karena nilai proyeknya enggak besar, tapi pekerjaannya perlu transportasi yang luar biasa. Mungkin sulit mencari yang mendapatkan proyeknya, ya coba kita bantu," ujarnya.

Maruli menegaskan, TNI tidak mengambil proyek sejak awal proses perencanaan. Keterlibatan baru dilakukan ketika pekerjaan tersebut tidak dapat dilaksanakan pihak lain.

"Bukannya proyek itu diambil duluan baru kita milih. Enggak. Yang tidak bisa dilakukan baru kita arahkan," pungkas Maruli.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya