Berita

Kepala KSP Dudung Abdurachman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Dudung KSP Bantah Punya SPPG, Akui Pernah Hubungi Dadan Soal Pesantren

RABU, 10 JUNI 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman membantah tudingan yang menyebut dirinya memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026, Dudung menegaskan, keterlibatannya hanya sebatas membantu mempertemukan pengurus pesantren dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

Dudung menceritakan, beberapa bulan lalu, sejumlah pengurus pesantren menemuinya untuk menyampaikan kesiapan mereka menjadi sasaran penerima manfaat program MBG. 


Pesantren yang diusulkan itu memiliki ribuan santri sehingga dinilai layak menjadi lokasi penyelenggaraan program MBG

"Ada pengurus-pengurus pesantren itu ada Abah Junaidi, ada Ustaz Iskandar, itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren ya, untuk sebagai sasaran penerima manfaat. Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya," kata Dudung.

Atas permintaan para pengurus pesantren, Dudung mengaku kemudian menghubungi Dadan untuk menyampaikan bahwa terdapat pesantren yang secara administratif telah mempersiapkan diri mengikuti program tersebut. 

Namun hingga saat ini, menurutnya, usulan tersebut belum juga terealisasi.

"Saya sampaikan Pak Dadan ini ada pesantren yang sudah siap ya, sudah ditentukan, dia sudah mulai secara administrasi sudah siap. Nah, realisasinya tidak ada. Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, 'Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurahman staf saya'. Akhirnya silakanlah mereka berhubungan. Mereka berhubungan saya sudah tidak mengerti apa-apa," ujarnya.

Dudung menuturkan, saat Dadan berkunjung ke kantornya beberapa pekan lalu, ia sempat menanyakan perkembangan usulan tersebut. 

Dari penjelasan yang diterimanya, prosesnya masih berjalan dan dapur yang direncanakan bahkan belum dibangun.

"Cuma karena saya yang minta tolong kepada Pak Dadan itulah yang kemudian akhirnya bunyi seakan-akan Pak Dudung punya dapur. Kalau Pak Dudung punya dapur, silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi enggak ada sama sekali saya punya dapur ya," tegasnya.

Pernyataan Dudung disampaikan di tengah meningkatnya sorotan terhadap tata kelola Program MBG yang belakangan diwarnai berbagai dugaan penyimpangan dan tengah ditangani aparat penegak hukum. 

Sebelumnya, sejumlah tokoh juga telah memberikan klarifikasi setelah nama mereka disebut dalam dokumen Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang beredar di ruang publik.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya