Berita

Ilustrasi

Hukum

KPK Kembali Periksa Anak Buah Zulkifli Hasan

RABU, 10 JUNI 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu, B Daditama kembali dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, tim penyidik kembali memanggil B Daditama sebagai saksi untuk tersangka Muhammad Fikri Thobari selaku Bupati Rejang Lebong.

"Pemeriksaan dilakukan di BPKP Wilayah Bengkulu," kata Budi kepada wartawan, Rabu siang, 10 Juni 2026.


Sebelumnya, Daditama juga sudah diperiksa tim penyidik di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa, 12 Mei 2026. 

Saat itu, Daditama dicecar soal pengaturan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, termasuk pengetahuan soal dugaan penerimaan yang dilakukan Bupati Rejang Lebong.

Daditama sebelumnya juga sudah dipanggil tim penyidik pada Rabu, 22 April 2026. Dia merupakan salah satu orang kepercayaan Bupati Rejang Lebong, M Fikri Thobari. Anak buah Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas itu juga sempat terjaring OTT KPK dalam perkara ini.

Dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung Senin, 9 Maret 2026, KPK mengamankan 13 orang. 

Dari OTT tersebut, KPK mengamankan barang bukti berupa dokumen, BBE, hingga uang tunai senilai Rp756,8 juta

Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan 5 orang sebagai tersangka, yakni Bupati Fikri, Hary Eko, Irsyad, Edi Manggala, dan Youki.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya