Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein. (Foto: RMOL)

Hukum

Dicurigai Ada Keterlibatan Pegawai BPK dalam OTT Bupati Muara Enim

RABU, 10 JUNI 2026 | 13:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mendalami dugaan keterlibatan pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein saat ditanya soal peristiwa OTT di Senayan Park yang diduga terdapat beberapa pihak dari BPK.

"Tadi ada peristiwa mungkin di kegiatan yang di Senayan Park, mungkin juga ada terdapat informasi, ada pegawai BPK, itu sedang kita dalami semua," kata Taufik seperti dikutip RMOL, Rabu 10 Juni 2026.


Namun demikian, kata Taufik, pihaknya hingga saat ini masih bekerja, sehingga belum ada informasi lebih lanjut yang bisa disampaikannya.

"Tapi pastinya tim sedang bekerja dan kita tidak mungkin melakukan pembukaan informasi-informasi ke publik, karena ini masih sangat sensitif, sehingga nanti ketika ada perkembangan, tentunya kita akan sampaikan ke teman-teman," tegas Taufik.

Akan tetapi, Taufik menutup informasi lanjutan apakah pengusutan keterlibatan pegawai BPK masih ada kaitan dengan OTT Bupati Muara Enim, Edison atau tidak.

"Mungkin kegiatan yang berbeda, itu yang belum kita bisa sampaikan, karena kegiatan yang di Muara Enim ini memang kegiatan tersendiri. Apakah nanti itu ada hubungannya dengan kegiatan yang terinformasi, itu nanti akan kita sampaikan berikutnya," pungkas Taufik.

Sementara itu, dari OTT Bupati Muara Enim, KPK menetapkan 4 dari 10 orang sebagai tersangka, yakni Edison (EDS) selaku Bupati Muara Enim periode 2025-2030, Abi Nurwardani (ABN) selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Adi Triyadi (AD) selaku orang kepercayaan atau keponakan Edison, dan Cory Erin Hardi (CRH) selaku Marketing PT Millenium Solusi Abadi (MSA).

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya