Berita

Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Misbakhun. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Harga BBM Naik, Misbakhun: Masyarakat Pasti Cari Harga Lebih Murah

RABU, 10 JUNI 2026 | 13:35 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah tengah merumuskan sejumlah stimulus untuk mengantisipasi dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi, khususnya Pertamax, yang kini mulai mengikuti mekanisme pasar.

Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Misbakhun mengatakan pembahasan mengenai stimulus tersebut sudah dilakukan pemerintah dan saat ini masih dalam tahap penghitungan.

"Itu sedang lagi dirumuskan, tadi kita diskusi. Sedang dilakukan upaya penghitungan apa yang nanti menjadi stimulus atau insentif sektor," kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.


Menurutnya, pemerintah ingin memastikan bentuk stimulus yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kelompok masyarakat yang terdampak oleh kenaikan harga Pertamax.

"Yang pasti biasanya masyarakat yang menggunakan Pertamax itu kan masyarakat-masyarakat yang berimpitan dengan Pertalite. Kita ingin pastikan apa sih yang mereka butuhkan sebagai stimulus," ujarnya.

Meski demikian, Misbakhun menilai dampak penyesuaian harga Pertamax terhadap inflasi masih perlu dihitung lebih lanjut. Sebab, perubahan harga BBM biasanya akan mendorong masyarakat mencari alternatif bahan bakar yang lebih murah.

"Kalau harga naik orang kan mencari harga yang paling rendah. Untuk kalkulasinya itu kan belum kita lakukan eksplorasi lebih dalam, sudah dilakukan penghitungan-penghitungan, nanti akan kita lihat impact-nya seperti apa," katanya.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter mulai 10 Juni 2026.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya