Berita

Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Luhut: Bansos Akan Dialihkan ke Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

RABU, 10 JUNI 2026 | 10:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan kebijakan bantuan sosial (bansos) ke depan akan diubah menjadi skema cash transfer langsung kepada penerima dengan nilai sekitar Rp5,4 juta per orang.

Dikatakan bahwa transformasi tersebut merupakan bagian dari agenda besar digitalisasi pemerintahan yang ditopang kecerdasan buatan (AI), termasuk rencana implementasi single digital ID untuk memperkuat akurasi penyaluran bantuan dan subsidi.

“Mungkin akhir tahun ini akan ada single digital single ID yang akan diberikan semua bank sos atau direct cash transfer itu akan target. Jadi akan sesuai dan itu akan menghemat angka cukup besar tadi angka mungkin beberapa bisa cukup besar akan dihemat," jelasnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Rabu, 10 Juni 2026.


Luhut menuturkan bahwa subsidi akan dialihkan dari bentuk barang menjadi transfer langsung kepada penerima. Seluruh bansos, kata dia, akan dihimpun menjadi cash transfer sekitar Rp5,4 juta per orang dan dikelola melalui pengelompokan berbasis AI.

"Subsidi tidak akan lagi ke barang. Subsidi akan langsung kepada yang penerima. Karena rata-rata kita kumpulkan semua bansos itu dengan cash transfer dan seterusnya ada Rp5,4 juta per orang. Dan ini nanti akan dikelompokkan dengan AI," tegasnya. 

Luhut menambahkan, pemanfaatan teknologi berbasis AI tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat distribusi bansos, tetapi juga meningkatkan akurasi data penerima.

"Nah ini saya kira satu keberanian tersendiri karena tadi tersinggung. Semua akan bisa dimonitor dengan sistem ini. Dan sekali lagi sistem ini dibangun oleh anak-anak Indonesia. Saya kira itu dari kami," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya